FK-KMK UGM. Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi berpartisipasi sebagai narasumber pada Simposium Integrated Dermatology Aesthetic and Surgery (IDEAS). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Hotel Grand Mercure Solo Baru. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Yohanes menyampaikan materi berjudul “Clinical Applications of Topical Stem Cell-Derived Therapies in Pigmentary Disorders”.
Materi yang disampaikan menyoroti perkembangan terapi topikal berbasis produk turunan sel punca (stem cell-derived products) sebagai salah satu pendekatan yang tengah dikaji dalam penatalaksanaan gangguan pigmentasi kulit. Pembahasan mencakup mekanisme kerja, potensi manfaat klinis, indikasi penggunaan, serta bukti ilmiah yang mendasari pemanfaatannya dalam praktik dermatologi modern.
Gangguan pigmentasi merupakan salah satu persoalan dalam bidang dermatologi yang memerlukan pemahaman mengenai mekanisme biologis kulit dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Pengembangan pendekatan terapi baru perlu disertai kajian yang cermat terhadap cara kerja, manfaat, serta keamanan penggunaannya. Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai potensi produk turunan sel punca sekaligus aspek ilmiah yang perlu diperhatikan sebelum suatu pendekatan diterapkan dalam pelayanan klinis.
Selain membahas potensi terapi, materi tersebut juga mengangkat tantangan dan peluang pengembangan terapi regeneratif. Inovasi di bidang ini memerlukan dukungan penelitian yang memadai untuk menilai efektivitas, keamanan, dan kesesuaian penggunaannya pada kondisi klinis tertentu. Oleh karena itu, penerapan prinsip evidence-based medicine atau kedokteran berbasis bukti menjadi penting dalam menimbang hasil penelitian dan menentukan relevansinya bagi praktik klinis.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan pengetahuan untuk mendukung pelayanan kesehatan yang aman dan berbasis bukti. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran ilmu dan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan pengetahuan dan inovasi terapi di bidang kesehatan. (Kontributor: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi).




