FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerapkan sejumlah kebijakan dalam penyediaan dan pengadaan makanan dengan memperhatikan aspek kesehatan, sosial, dan lingkungan. Tindak lanjut kebijakan dan imbauan tersebut diterapkan melalui penyediaan kantin sehat bagi sivitas akademika serta pengadaan konsumsi untuk rapat dan berbagai kegiatan di lingkungan fakultas.
Melalui fasilitas kantin sehat, FK-KMK UGM memberikan akses kepada sivitas akademika untuk memperoleh makanan dengan pilihan yang lebih sehat dan gizi seimbang. Sebagian tenant di kantin fakultas merupakan bagian dari keluarga FK-KMK. Dengan demikian, fasilitas kantin tidak hanya mendukung kebutuhan konsumsi sivitas, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi penjual makanan yang menjalankan usahanya di lingkungan fakultas. FK-KMK UGM juga memperhatikan upaya mengurangi limbah makanan. Konsumen dapat memilih dan mengambil makanan sesuai dengan kebutuhan dan porsinya masing-masing. Pendekatan tersebut membantu mengurangi potensi makanan tersisa sekaligus mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Hal serupa diterapkan dalam pengadaan makanan ringan untuk rapat dan kegiatan internal fakultas. Snack rapat diupayakan berasal dari vendor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memenuhi persyaratan pengadaan di FK-KMK UGM. Pemilihan vendor UMKM memberikan ruang pemberdayaan pelaku usaha lokal sekaligus mendukung aspek sosial dalam pengadaan konsumsi kegiatan fakultas.
Aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam penyajian konsumsi. Untuk rapat dan kegiatan internal yang tidak melibatkan pihak luar FK-KMK, snack diupayakan tidak disajikan dalam kemasan individual sekali pakai. Sebagai gantinya, snack disajikan menggunakan toples dan keranjang. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik dan kemasan sekali pakai serta mendorong penggunaan wadah yang dapat digunakan kembali. Upaya tersebut diperkuat melalui surat edaran dari Dekan FK-KMK UGM tentang imbauan gaya hidup sehat pada tahun 2022. Dalam surat tersebut, FK-KMK mendorong pimpinan departemen, program studi, dan pusat kajian untuk memperbanyak menu sehat pada setiap pertemuan yang menggunakan konsumsi. Sivitas FK-KMK juga didorong untuk meminimalkan penggunaan botol plastik sekali pakai sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan hijau.
Upaya pengadaan makanan sehat dan minim limbah yang dilakukan oleh FK-KMK UGM secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: A.A.Putri).




