FK-KMK UGM. Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada bersama tim peneliti memublikasikan hasil penelitian mengenai pengembangan aplikasi mobile REST (Risk Identification, Evaluation Counseling, Systematic Monitoring, Troubleshooting) yang dirancang untuk membantu bidan dan ibu hamil melakukan pemantauan kehamilan secara lebih sistematis, berkelanjutan, dan berbasis teknologi digital. Penelitian dilakukan oleh tim peneliti FK-KMK UGM yang terdiri atas Restu Pangestuti, M.K.M., Dr. dr. Prima Dhewi Ratrikaningtyas, M.Biotech., dan Prof. Dr. dr. Adi Heru Sutomo, M.Sc., D.Comm.Nutr.
Hasil penelitian dipublikasikan dalam jurnal internasional JMIR Research Protocols melalui artikel berjudul “Monitoring of Pregnant Women Using Mobile Application REST (Risk Identification, Evaluation Counseling, Systematic Monitoring, Troublesbleshooting): Protocol for Cluster Randomized Controlled Trial” dengan DOI: https://doi.org/10.2196/66774.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia yang hingga kini menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan nasional. Berbagai faktor, seperti keterlambatan dalam mendeteksi risiko kehamilan, rendahnya kepatuhan terhadap kunjungan antenatal care (ANC), serta terbatasnya pemantauan ibu hamil di tingkat masyarakat, masih menjadi penyebab tingginya komplikasi selama masa kehamilan. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim peneliti mengembangkan aplikasi REST sebagai bagian dari penelitian Cluster Randomized Controlled Trial (Cluster-RCT) yang dilaksanakan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Dalam penelitian tersebut, aplikasi REST digunakan oleh ibu hamil mulai trimester kedua hingga proses persalinan dengan pendampingan langsung oleh bidan. Penelitian membandingkan efektivitas pemantauan kehamilan menggunakan aplikasi REST dengan pelayanan konvensional melalui kelas ibu hamil. Melalui pendekatan ini, peneliti ingin mengetahui sejauh mana pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan kualitas pemantauan kehamilan dan mendorong keterlibatan aktif ibu hamil dalam menjaga kesehatannya.
Aplikasi REST dirancang untuk mendokumentasikan seluruh komponen pemeriksaan kehamilan standar 10T secara digital. Data yang dicatat meliputi pengukuran berat badan, tekanan darah, lingkar lengan atas, tinggi fundus uteri, imunisasi tetanus, pemberian tablet tambah darah, pemantauan denyut jantung janin, konseling kesehatan, pemeriksaan laboratorium, hingga tata laksana sesuai kondisi klinis ibu hamil. Seluruh informasi tersebut tersimpan dalam satu sistem yang dapat diakses oleh bidan maupun ibu hamil sehingga memudahkan proses pemantauan secara berkelanjutan.
Pengembangan aplikasi REST menunjukkan bagaimana inovasi digital di bidang mobile health (mHealth) dapat memperkuat pelayanan kesehatan primer, khususnya pada layanan kesehatan ibu. Apabila hasil uji efektivitas menunjukkan manfaat yang signifikan, aplikasi ini memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas sebagai bagian dari strategi nasional dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui pemanfaatan teknologi yang mudah diakses oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat.
Penelitian ini turut mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas pemantauan kehamilan, deteksi dini komplikasi, peningkatan kepatuhan pelayanan antenatal, serta upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini juga berkontribusi terhadap SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena mengembangkan inovasi digital berbasis mobile health yang memperkuat sistem pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, penelitian ini mendukung SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, puskesmas, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan serta mengimplementasikan inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Indonesia. (Kontributor: Dr. dr. Prima Dhewi Ratrikaningtyas, M. Biotech).




