FK-KMK UGM. Dosen Departemen Fisiologi FK-KMK UGM berpartisipasi dalam Kongres Nasional Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (KONAS IAIFI) XIX sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung penguatan organisasi profesi dan pengembangan ilmu fisiologi di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 ini diselenggarakan secara hybrid, yakni melalui platform Zoom dan secara luring di Gedung Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
KONAS IAIFI XIX merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan setelah pelaksanaan The 33rd Indonesian Physiology Society Annual Meeting (IPSAM) 2026. Berbeda dengan IPSAM yang berfokus pada forum ilmiah dan diseminasi hasil penelitian, kongres nasional ini menjadi wadah organisasi bagi para anggota Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia (IAIFI) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas agenda strategis organisasi serta memperkuat sinergi dalam pengembangan disiplin ilmu fisiologi.
Delegasi Departemen Fisiologi FK-KMK UGM yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas Prof. Dr. dr. Dicky Moch Rizal, M.Kes., AIFM., Sp.And., Subsp.FER., FIAS, Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM., AIFO-K, dr. Andreanyta Meliala, Ph.D., AIFM., Dr. dr. Sri Lestari Sulistyo Rini, M.Sc., AIFM., dr. Siswanto, Sp.P(K).Onk.T., dr. Widya Wasityastuti, M.Sc., M.Med.Ed., Ph.D., Sp.KKLP, dr. R. Jajar Setiawan, M.Sc., Ph.D., Dr. dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc., serta Dr. dr. Rahmaningsih Mara Sabirin, M.Sc.
Selama kongres berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda organisasi yang mencakup evaluasi program kerja IAIFI, pembahasan kebijakan organisasi, serta penyusunan rencana strategis untuk pengembangan ilmu faal di Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat koordinasi antaranggota, meningkatkan sinergi antarinstitusi, serta merumuskan berbagai langkah kolaboratif dalam mendukung kemajuan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang fisiologi.
Keikutsertaan dosen Departemen Fisiologi FK-KMK UGM dalam kongres ini sekaligus menunjukkan pentingnya peran organisasi profesi sebagai wadah pengembangan kompetensi akademisi. Melalui keterlibatan aktif dalam IAIFI, dosen tidak hanya mengikuti perkembangan organisasi, tetapi juga berkontribusi dalam merumuskan arah kebijakan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, riset, dan layanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penguatan kompetensi akademisi dan organisasi profesi sebagai sarana pengembangan pendidikan dan keilmuan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antarinstitusi dan organisasi profesi untuk mendukung kemajuan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang fisiologi. (Kontributor: Wisnu Eka Wardana).




