LabOFEST 2026 FK-KMK UGM Hadirkan Pengalaman Belajar Anatomi Berbasis Cadaver bagi Mahasiswa Kesehatan

FK-KMK UGM. Departemen Anatomi FK-KMK UGM menyelenggarakan Lab Orientation with Fun Explorative and Systematic Anatomy (LabOFEST) 2026 sebagai wadah pembelajaran anatomi berbasis pengalaman langsung menggunakan cadaver. Kegiatan bertema “Real Cadaver. Real Experience.” ini dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan kesehatan yang ingin memperdalam pemahaman anatomi melalui praktik secara langsung di laboratorium anatomi FK-KMK UGM.

LabOFEST 2026 dirancang sebagai media pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman nyata dalam mempelajari struktur tubuh manusia. Melalui pendekatan praktikum berbasis cadaver, peserta tidak hanya memahami konsep anatomi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkan pengetahuan tersebut dengan kondisi anatomi yang sesungguhnya. Metode ini menjadi salah satu pendekatan penting dalam pendidikan tenaga kesehatan karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap hubungan antarstruktur organ tubuh.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga pengajar dan ahli anatomi Departemen Anatomi FK-KMK UGM. Para instruktur membimbing peserta dalam mengidentifikasi berbagai struktur anatomi sekaligus menjelaskan keterkaitan antara teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan penerapannya dalam praktik klinis. Pendekatan pembelajaran yang interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis serta memperkuat kesiapan akademik peserta dalam menghadapi pembelajaran di bidang kesehatan.

Materi yang diberikan dalam LabOFEST 2026 mencakup tiga sistem utama tubuh manusia, yaitu Sistem Urogenital, Sistem Digestif, dan Sistem Kardiovaskular. Ketiga topik tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam pembelajaran dasar ilmu kedokteran dan berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya. Melalui pengamatan langsung terhadap preparat cadaver, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami susunan organ, hubungan antarsistem, serta variasi anatomi yang tidak selalu dapat dipelajari melalui buku atau media digital.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyelenggaraan pembelajaran anatomi yang inovatif, aplikatif, dan berbasis pengalaman nyata guna meningkatkan mutu pendidikan tenaga kesehatan. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui keterlibatan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan kesehatan, yang memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan. (Kontributor: Yusuf Choirul).