FK-KMK UGM Perkenalkan Kelas Profesional Magister Kesehatan Masyarakat untuk Dukung Pengembangan Karier Tenaga Kesehatan

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM memperkenalkan Kelas Profesional pada Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) sebagai jalur studi baru yang dirancang khusus bagi para profesional aktif. Program ini diperkenalkan dalam kegiatan sosialisasi yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, Ph.D., di Yogyakarta pada Senin, 2 Juni 2026. Kehadiran program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada tenaga profesional dari sektor pemerintahan, organisasi non-pemerintah (NGO), maupun sektor swasta untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan tanggung jawab profesional yang sedang dijalani.

Dalam pemaparannya, dr. Riris menjelaskan bahwa Kelas Profesional hadir sebagai respons terhadap kebutuhan nyata di lapangan. Banyak tenaga kesehatan dan profesional di bidang terkait yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi profesional, namun terkendala oleh keterbatasan waktu akibat aktivitas pekerjaan. Oleh karena itu, Program Studi MKM FK-KMK UGM berupaya menghadirkan model pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan tersebut.

Kelas Profesional memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kelas reguler. Salah satu persyaratan utama bagi calon mahasiswa adalah memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan bidang studi yang akan ditempuh. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran karena mahasiswa tidak hanya memperoleh teori dari dosen, tetapi juga berbagi praktik dan pengalaman nyata dari lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, proses diskusi akademik menjadi lebih dinamis dan kontekstual terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat yang dihadapi di lapangan.

Keunggulan utama program ini terletak pada penerapan sistem blended learning atau pembelajaran bauran yang mengombinasikan perkuliahan tatap muka dan pembelajaran daring. Melalui pendekatan ini, mahasiswa dapat mengikuti sebagian besar kegiatan akademik secara fleksibel tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama mereka. Sesi tatap muka dirancang dalam format blok intensif yang terjadwal, sementara materi perkuliahan, diskusi, dan berbagai tugas akademik dapat diakses secara daring dari lokasi masing-masing.

Pendekatan tersebut memungkinkan profesional dari berbagai daerah untuk tetap mengikuti pendidikan berkualitas tanpa perlu melakukan relokasi tempat tinggal maupun mengambil cuti dalam waktu yang panjang. Selain memberikan kemudahan akses, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi tenaga kesehatan dalam pendidikan lanjutan serta mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia kesehatan secara lebih luas.

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM menargetkan lulusan Kelas Profesional tidak hanya memperoleh gelar magister, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pemimpin di bidang kesehatan masyarakat. Dengan bekal pengalaman kerja dan kompetensi akademik yang lebih kuat, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam perumusan kebijakan, pengelolaan program kesehatan, penelitian, maupun pengembangan inovasi kesehatan di berbagai institusi.

Peluncuran Kelas Profesional ini juga menunjukkan komitmen FK-KMK UGM dalam menghadirkan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman. Di tengah dinamika sektor kesehatan yang semakin kompleks, pengembangan kompetensi tenaga profesional menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem kesehatan di

Program ini sejalan dengan SDG 4 Pendidikan Berkualitas karena memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas bagi tenaga profesional. SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang dapat memperkuat produktivitas dan daya saing tenaga kerja di sektor kesehatan. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera karena menghasilkan tenaga kesehatan dan pengelola program kesehatan yang lebih kompeten dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. (Kontributor: Nanda Melania D.).