Dosen FK-KMK UGM Raih Juara 1 Poster Case Report pada JNHC SH 2026

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr. Anita Septiana, SpPD, berhasil meraih Juara 1 Poster Case Report dalam ajang Jakarta Nephrology & Hypertension Course & Symposium on Hypertension (JNHC SH) 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen FK-KMK UGM dalam mendorong pengembangan budaya ilmiah, penelitian klinis, dan peningkatan kompetensi akademik peserta didik di tingkat nasional.

Keberhasilan ini diraih melalui karya ilmiah berjudul “Pseudomonas Aeruginosa-Associated Peritoneal Dialysis Peritonitis: Therapeutic Challenges and Catheter Outcomes – A Case Series”. Penelitian tersebut mengangkat tantangan tata laksana peritonitis pada pasien dialisis peritoneal yang disebabkan oleh infeksi Pseudomonas aeruginosa, termasuk strategi terapi yang diterapkan serta evaluasi luaran penggunaan kateter selama proses pengobatan. Topik ini memiliki relevansi tinggi dalam praktik klinis karena infeksi pada dialisis peritoneal masih menjadi salah satu komplikasi serius yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien sekaligus keberhasilan terapi penyakit ginjal kronik.

Partisipasi dalam forum ilmiah nasional seperti JNHC SH 2026 menjadi kesempatan berharga bagi peserta didik untuk mempresentasikan hasil penelitian, memperoleh masukan dari para pakar, serta memperluas jejaring akademik dengan klinisi dan peneliti dari berbagai institusi. Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga keterampilan dalam menganalisis kasus secara mendalam, menyusun laporan ilmiah yang sistematis, dan mengomunikasikan hasil penelitian secara efektif.

Prestasi yang diraih dr. Anita Septiana menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi dokter spesialis dan subspesialis tidak hanya berfokus pada pelayanan klinis, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan penelitian yang mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik kedokteran berbasis bukti. Penelitian kasus yang dipresentasikan memberikan gambaran mengenai tantangan nyata yang dihadapi dalam penanganan pasien, sekaligus menawarkan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan lainnya dalam meningkatkan kualitas layanan.

Prestasi ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan penelitian klinis yang berkontribusi pada peningkatan kualitas tata laksana pasien penyakit ginjal kronik dan komplikasinya. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari penguatan pendidikan berbasis riset yang mendorong peserta didik untuk menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan berdaya saing. Selain itu, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan hasil penelitian sebagai dasar penguatan praktik kesehatan berbasis bukti. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui forum ilmiah nasional yang memperkuat kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan jejaring akademik antarpeneliti serta institusi kesehatan di Indonesia. (Kontributor: Siwi Ratri Kurniasih).