FK-KMK UGM. Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada bersama mahasiswa kedokteran semester 7 yang sedang menjalani program magang sukses menyelenggarakan ekshibisi museum anatomi bertajuk “Anatonime: Action Figures in Anatomy”. Pameran ini berlangsung selama dua pekan, yaitu pada 20–24 Agustus 2025 untuk pekan pertama dan 27–31 Agustus 2025 untuk pekan kedua, bertempat di Museum Anatomi dan Museum Bio-Paleoantropologi FK-KMK UGM. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum secara gratis dan menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa sekaligus sarana edukasi bagi pengunjung.
Kolaborasi antara Departemen Anatomi FK-KMK UGM dengan mahasiswa semester 7 terlihat dari keterlibatan aktif mahasiswa dalam perencanaan, penyusunan materi, hingga pendampingan pengunjung. Pameran ini bertujuan mengenalkan anatomi manusia dengan cara kreatif, memadukan koleksi anatomi dengan unsur seni visual dan figur aksi. Harapannya, masyarakat dapat belajar anatomi dengan suasana yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Ekshibisi ini menghadirkan berbagai sesi interaktif, mulai dari pembelajaran anatomi melalui video anime, permainan puzzle organ tubuh seperti puzzle otak, paru-paru, dan jantung, hingga kesempatan melihat langsung spesimen koleksi museum. Aktivitas tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman mahasiswa, tetapi juga memperluas wawasan pengunjung tentang anatomi manusia. Antusiasme terlihat dari ramainya pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan pendekatan inovatif.
Kegiatan Anatonime 2025 menjadi bukti komitmen Departemen Anatomi FK-KMK UGM dalam mengembangkan media pembelajaran anatomi yang lebih kreatif, inklusif, serta memperkuat peran museum sebagai pusat literasi sains bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran langsung di museum dan pertukaran ilmu pengetahuan, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi konstruktif antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat. (Kontributor: Yusuf Choirul).




