Tim KIKAI Race FK-KMK UGM Raih Juara 3 pada PIT IDAI ke-14

FK-KMK UGM. Departemen Ilmu Kesehatan Anak berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi KIKAI Race pada rangkaian The 14th Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Kompetisi tersebut berlangsung di Palembang pada 23–27 Oktober 2026 dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi.

Tim KIKAI Race FK-KMK UGM terdiri atas dr. Andrew Limavady, dr. Conroy Surya Wijaya, dan dr. Ria Rossi. Ketiganya mewakili Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK-KMK UGM dalam kompetisi yang menjadi bagian dari forum ilmiah nasional tersebut. Keberhasilan meraih posisi ketiga menunjukkan kontribusi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama menjalani pendidikan.

Kompetisi KIKAI Race menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk menguji pemahaman dan kemampuan berpikir dalam bidang kesehatan anak. Dalam kegiatan seperti ini, penguasaan materi perlu didukung kemampuan menganalisis persoalan, menentukan langkah penyelesaian, serta bekerja sama dengan anggota tim. Peserta juga ditantang untuk mengolah pengetahuan secara tepat dalam situasi kompetitif.

Partisipasi dalam PIT IDAI memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan memperluas interaksi dengan komunitas akademik serta profesi di bidang kesehatan anak. Forum ilmiah nasional menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan berbagai pengalaman dan perspektif, sehingga dapat memperkaya wawasan peserta dalam menjalankan peran profesionalnya kelak.

Prestasi ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kapasitas calon tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan anak. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, partisipasi dalam forum ilmiah nasional sejalan dengan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik antar-institusi. (Kontributor: Muhammad Nasiruddin Afif).