FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak dan Penyakit Infeksi (PKKA-PRO) menyelenggarakan Site Initiation Visit (SIV) sebagai bagian dari persiapan penelitian The Surveillance of Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) among Hospitalized Children Under Five Years of Age and the Effectiveness of Rotavirus Against Hospitalized RVGE in Indonesia di RSU Cakra Husada, Klaten. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, dengan tujuan memastikan kesiapan site penelitian dari sisi sumber daya manusia, alur penelitian, dokumen, prosedur operasional standar, laboratorium, hingga logistik sebelum proses rekrutmen partisipan dimulai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh tim peneliti PKKA-PRO FK-KMK UGM yang terdiri atas dr. Rony Trilaksono, M.Sc., Sp.A. selaku Principal Investigator, Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., SpMK(K) selaku co-Principal Investigator 1, Adinda Septianingtyas, S.Kep., Ns., MPH selaku Project Manager, Ayu Rahayu, M.Si selaku Laboratory Manager, serta dr. Ayu Maghfira Nida Putri selaku PIC Site Klaten. Dari RSU Cakra Husada, kegiatan melibatkan Site Investigator, koordinator dan perawat peneliti, tim laboratorium, bagian pendidikan dan pelatihan, rekam medis, billing, serta enumerator.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan penelitian dapat dipahami oleh tim sesuai dengan peran masing-masing. Koordinasi lintas profesi dan unit juga diperlukan karena penelitian surveilans melibatkan rangkaian proses yang saling berkaitan, mulai dari identifikasi dan rekrutmen partisipan hingga pengelolaan data serta sampel penelitian.
Rangkaian SIV diawali dengan pembahasan alur penelitian secara menyeluruh, termasuk proses pengelolaan dan aliquoting sampel di laboratorium. Tim kemudian melakukan simulasi bersama di ruang meeting untuk memastikan setiap prosedur dapat diterapkan sesuai dengan kondisi di site. Simulasi dilanjutkan di bangsal anak dengan menelusuri alur penelitian sebagaimana yang akan berlangsung ketika penelitian mulai berjalan.
Pada aspek laboratorium, tim melakukan simulasi pengelolaan sampel, termasuk proses pengambilan sampel feses atau tinja dari tempat penyimpanan hingga penyimpanan di freezer laboratorium site. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kelengkapan Investigator Site File (ISF), Participant File, SOP, serta ketersediaan berbagai logistik penelitian. Proses pengecekan tersebut memberikan kesempatan bagi tim untuk menemukan bagian yang masih perlu dilengkapi atau diperbaiki sebelum penelitian memasuki tahap pelaksanaan.
Hasil SIV menunjukkan bahwa RSU Cakra Husada telah memiliki kesiapan awal sebagai salah satu site penelitian Surveilans RVGE. Meski demikian, beberapa aspek yang masih membutuhkan pemenuhan atau perbaikan telah diidentifikasi dan akan ditindaklanjuti bersama. Temuan tersebut menjadi bagian dari rencana tindak lanjut agar seluruh persyaratan penelitian dapat dipastikan sebelum tahap berikutnya dilaksanakan.
Penelitian Surveilans RVGE sendiri diarahkan untuk mendukung ketersediaan data mengenai kejadian gastroenteritis akut akibat rotavirus pada anak usia di bawah lima tahun serta efektivitas vaksin rotavirus pada populasi yang diteliti. Ketersediaan data tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat bukti ilmiah mengenai rotavirus pada anak di Indonesia. Karena itu, kesiapan site, baik dari aspek sumber daya manusia maupun sistem pendukung penelitian, menjadi salah satu fondasi penting dalam menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan bukti ilmiah untuk mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit pada anak. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui diskusi, simulasi, transfer pengetahuan, dan penguatan kapasitas tim penelitian. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem laboratorium dan infrastruktur penelitian. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi akademik dan fasilitas pelayanan kesehatan. (Kontributor: Ayu Maghfira Nida Putri, Dhimas Sholikhul Huda).




