Peserta Didik Subspesialis Penyakit Dalam FK-KMK UGM Lulus Uji Kompetensi Nasional Dokter Subspesialis

FK-KMK UGM. Peserta didik Program Subspesialis Penyakit Dalam FK-KMK UGM, dr. Zumrati Ahmad, SpPD, yang dinyatakan lulus Uji Kompetensi Dokter Subspesialis Penyakit Dalam (UK-DSubsPDI) Batch 3 Tahun 2026. Kelulusan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi Tim Ad Hoc Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Spesialis Penyakit Dalam, setelah dr. Zumrati berhasil memenuhi seluruh persyaratan kompetensi melalui ujian multiple choice questions (MCQ) maupun ujian prosedur.

Selama menjalani pendidikan di Program Subspesialis Penyakit Dalam Peminatan Ginjal dan Hipertensi FK-KMK UGM, dr. Zumrati mengikuti proses pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan akademik, praktik klinis, diskusi ilmiah, serta pendampingan intensif oleh para konsultan nefrologi dan hipertensi. Kurikulum yang diterapkan dirancang untuk membentuk lulusan yang mampu menangani berbagai kasus penyakit ginjal dan hipertensi secara komprehensif, mulai dari diagnosis, penatalaksanaan, hingga tindak lanjut pasien berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

Selain memperkuat kompetensi klinis, pendidikan subspesialis juga menanamkan nilai-nilai profesionalisme, komunikasi efektif, kerja sama multidisiplin, serta komitmen terhadap keselamatan pasien. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk dokter subspesialis yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan pasien.

Kelulusan ini diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, keterampilan klinis, dan profesionalisme selama menjalani pendidikan. Kehadiran dokter subspesialis yang kompeten juga diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan spesialistik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan penyakit ginjal dan hipertensi yang semakin kompleks.

Pencapaian ini sejalan dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui penyediaan dokter subspesialis yang kompeten. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dari penyelenggaraan pendidikan kedokteran subspesialis. SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan didukung melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan yang diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik yang berkualitas di berbagai wilayah Indonesia. (Kontributor: Siwi Ratri Kurniasih).