FK-KMK UGM. Program Studi Spesialis Patologi Anatomik menyelenggarakan penguatan kapasitas akademik dan riset melalui partisipasi staf, peserta didik, serta alumni dalam The XXXVI International Congress of the International Academy of Pathology (IAP 2026) di Fukuoka, Jepang. Dalam forum ilmiah internasional tersebut, perwakilan Patologi Anatomik FK-KMK UGM berkontribusi melalui presentasi oral dan poster ilmiah, serta meraih penghargaan bursary untuk mendukung keikutsertaan dalam kongres.
Staf Patologi Anatomik FK-KMK UGM, dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.PA, Subsp. M.S., Subsp. S.M., mempresentasikan poster berjudul “Diagnostically Challenging Low-Grade Glial Neoplasm Case with Overlapping but Non-Specific Features; New Molecular Subtype?”. Karya tersebut mengangkat kasus neoplasma glial derajat rendah dengan karakteristik yang saling tumpang tindih dan belum menunjukkan ciri spesifik yang cukup untuk memastikan klasifikasi.
Peserta didik, dr. Rheza Gandi Bawono, Ph.D., juga mempresentasikan poster ilmiah berjudul “A Highly Specific Marker of TFE3 That Unequivocally Points Towards Uncommon Cases of Alveolar Soft Part Sarcoma: A Case Series in Resource-Limited Settings”. Penelitian tersebut membahas penggunaan penanda TFE3 dalam mengidentifikasi kasus alveolar soft part sarcoma, termasuk dalam lingkungan dengan keterbatasan sumber daya.
Capaian lainnya diraih oleh dr. Ade Saputri, M.S., peserta didik yang memperoleh bursary award untuk mengikuti IAP 2026. Dalam kongres yang sama, ia mempresentasikan poster berjudul “Germline Regulatory Variation of GWAS-Nominated Glioma Risk Genes Drives Grade-Dependent Survival Outcomes: Prognostic Dominance in LGG with Somatic Attenuation in GBM”. Penelitian ini menelaah hubungan variasi regulasi germline pada gen risiko glioma yang diidentifikasi melalui studi asosiasi genom luas dengan luaran ketahanan hidup berdasarkan derajat tumor.
Sementara itu, alumnus Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomik FK-KMK UGM, dr. Lely Amedia Ratri, Sp.P.A., berkesempatan menyampaikan presentasi oral dengan penelitian berjudul “Association Between Ki-67 Proliferation Index and Overall Survival in Primary Central Nervous System Lymphoma: A Digital Pathology Approach Using Whole Slide Imaging and QuPath Analysis”. Penelitian ini membahas hubungan indeks proliferasi Ki-67 dengan kesintasan keseluruhan pasien limfoma primer sistem saraf pusat melalui pendekatan patologi digital. Penggunaan whole slide imaging dan analisis QuPath menunjukkan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan metode analisis jaringan dan penelitian patologi.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan penelitian yang berpotensi mendukung kemajuan diagnostik dan pemahaman penyakit. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik staf, peserta didik, dan alumni. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pertukaran pengetahuan dan perluasan jejaring akademik internasional. (Kontributor: risa).



