Mahasiswa PPDS Ilmu Kedokteran Jiwa Raih Juara Best Poster Presentation pada We JUMP-1

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Tegar Prasindika, meraih prestasi sebagai Best Presentation Poster pada 1st West Java Update on Management of Psychiatric Problems (We JUMP-1). Prestasi diraih pada 3-4 Mei 2025 di Hotel Aston Pasteur, Bandung. Capaian tersebut berhasil ditorehkan setelah bersaing dengan sekitar 50-70 peserta yang mengikuti lomba presentasi poster dan oral.

Dalam presentasinya, dr. Tegar mengangkat topik mengenai penggunaan terapi psikedelik dalam adiksi, dengan judul “Efektivitas Psilocybin dalam Mengurangi Craving dan Mencegah Relapse pada Pasien dengan Ketergantungan Opioid”. Pemilihan topik ini berdasarkan pada fenomena ketergantungan opioid yang masih menjadi masalah besar dalam adiksi dengan angka kekambuhan yang sangat tinggi. Ditambah, terapi konvensional yang seringkali belum tentu optimal melandasi dr. Tegar untuk mengeksplorasi lebih dalam melalui pendekatan baru berbasis bukti ilmiah terkini, khususnya psilocybin yang saat ini mulai banyak diteliti dalam bidang psikiatri adiksi.

“Poin-poin utama yang saya bahas meliputi latar belakang masalah ketergantungan opioid dan tantangan terapi, mekanisme kerja psilocybin terhadap sistem serotonin dan neuroplastisitas, evidence-based study terkait penggunaan psilocybin dalam kasus adiksi, serta dampak terhadap penurunan craving DNA dan pencegahan relapse. Saya juga membahas tentang keamanan dan efek samping serta aspek etik dan regulasi, dan potensi implementasi terapi di masa depan, khususnya di Indonesia,” terang dr. Tegar.

Untuk mempersiapkan presentasi tersebut, residen semester tiga itu memerlukan waktu sekitar 2-3 pekan untuk melakukan studi literatur jurnal terbaru, yaitu systematic review dan clinical trial. Setelah itu, dr. Tegar menyusun alur cerita ilmiah yang ringkas tapi kuat, serta mendesain poster yang komunikatif dan menarik. Dalam prosesnya, ia berusaha untuk menyederhanakan topik yang cukup kompleks agar mudah dipahami, tanpa mengurangi nilai ilmiah.

“Saya mendapat banyak dukungan dari Dosen Pembimbing Akademik saya, dosen dan senior di Ilmu Kedokteran Jiwa, dan rekan sejawat yang membantu dalam diskusi dan memberikan feedback dalam poster saya. Masukan mereka sangat membantu saya dalam mempertajam isi materi dan cara penyampaian,” kata dr. Tegar.

Ke depannya, dr. Tegar berencana untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang topik yang diangkat serta mengikuti perkembangan terapi berbasis psikedelik secara global. Ia juga bertekad untuk berkontribusi dalam edukasi dan pengembangan terapi adiksi berbasis bukti di Indonesia.

“Harapannya, pendekatan inovatif seperti ini bisa menjadi alternatif terapi di masa depan dengan tetap mempertahankan aspek keamanan dan regulasi,” tutupnya.

Prestasi yang diraih oleh mahasiswa PPDS Ilmu Kedokteran Jiwa merupakan salah satu bagian kontribusi FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Prestasi tersebut mendorong tercapainya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera; SDG 4: Pendidikan Berkualitas; serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Hal itu diwujudkan melalui inovasi penelitian yang dapat memberikan akses terhadap pendidikan kesehatan mental, khususnya penggunaan psilocybin sebagai potensi obat yang efektif untuk pasien dengan ketergantungan opioid di masa depan. (Penulis: Citra/Humas).