FK-KMK UGM Perkuat Kualitas Surveilans Rotavirus Melalui Monitoring Penelitian di Boyolali

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) menyelenggarakan kegiatan Source Document Verification (SDV) On Site dan Site Monitoring Visit (SMV) untuk Studi Surveilans Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Pandan Arang Boyolali sebagai bagian dari upaya penguatan mutu penelitian kesehatan anak. Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Mei 2026 ini bertujuan memastikan pelaksanaan surveilans rotavirus berjalan sesuai protokol penelitian, prinsip Good Clinical Practice (GCP), serta standar operasional yang berlaku. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan koordinasi antara institusi akademik, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah daerah dalam mendukung penelitian kesehatan yang berkualitas.

Pelaksanaan SDV dan SMV melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari tim PKKA-PRO FK-KMK UGM, tim peneliti RSUD Pandan Arang Boyolali, hingga perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Hadir dalam kegiatan ini antara lain dr. Rony Trilaksono, M.Sc., Sp.A selaku Principal Investigator RVGE, dr. Argadia Yuniriyadi, Sp.A sebagai Site Investigator, serta dr. Kezia Agatha de Ruiter sebagai Person in Charge (PiC) site RSUD Pandan Arang Boyolali. Kegiatan juga diikuti oleh monitor penelitian, tenaga laboratorium, enumerator, dan unsur pendukung lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan studi.

Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan verifikasi dokumen penelitian secara menyeluruh, termasuk pengecekan kesesuaian data pada electronic Case Report Form (e-CRF) dengan dokumen sumber dan rekam medis pasien. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap kelengkapan Investigator Site File (ISF), Laboratory Site File (LSF), dokumen administrasi, serta aspek keuangan penelitian. Monitoring ini bertujuan memastikan bahwa seluruh data yang dikumpulkan memiliki tingkat akurasi dan validitas yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis bukti.

Tim juga melakukan inspeksi terhadap berbagai fasilitas pendukung penelitian. Peninjauan dilakukan pada ruang enumerator, ruang penyimpanan logistik, pusat studi, hingga laboratorium yang digunakan dalam pelaksanaan surveilans. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana penelitian mendukung pelaksanaan studi secara optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.

Aspek sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Tim monitoring mengevaluasi kesiapan seluruh anggota penelitian, termasuk kepatuhan terhadap prinsip GCP, pemahaman terhadap protokol penelitian, serta kesesuaian pelaksanaan tugas berdasarkan pendelegasian yang terdokumentasi. Pada sesi koordinasi, PKKA-PRO memaparkan perkembangan studi, menyampaikan temuan hasil monitoring, serta mendiskusikan langkah Corrective and Preventive Action (CAPA) guna memperbaiki dan mencegah potensi permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas penelitian.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa pelaksanaan surveilans rotavirus di RSUD Pandan Arang Boyolali berjalan dengan baik. Beberapa temuan minor yang muncul selama proses evaluasi sebagian besar dapat diselesaikan secara langsung saat kunjungan berlangsung. Diskusi yang terjalin antara tim peneliti, pihak rumah sakit, dan Dinas Kesehatan Boyolali juga menjadi wadah penting untuk mengidentifikasi tantangan di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan surveilans penyakit pada anak.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian kesehatan anak serta surveilans penyakit rotavirus yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, RSUD Pandan Arang Boyolali, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dalam membangun sistem penelitian dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan serta berbasis bukti ilmiah. (Kontributor: Kezia Agatha de Ruiter, Dhimas Sholikhul Huda.).