FK-KMK UGM Perkuat Kesiapan Studi STEVIA Melalui Pelatihan GCP dan GDP di Klaten

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak–Pediatric Research Office (PKKA-PRO) menyelenggarakan Training Good Clinical Practice (GCP) dan Good Documentation Practice (GDP) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penelitian Confirmation of Hospitalised Typhoid Cases in Indonesia (STEVIA). Kegiatan yang berlangsung pada 25 Juni 2026 dan 29 Juni 2026 di Hotel Tjokro Klaten tersebut diikuti oleh tim peneliti Universitas Gadjah Mada bersama tenaga kesehatan dari RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, RSUD Bagas Waras, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, serta sejumlah puskesmas di Kabupaten Klaten.

Studi STEVIA merupakan penelitian multisenter berbasis rumah sakit yang bertujuan mengevaluasi biomarker serologi dan respons imun seluler guna meningkatkan ketepatan diagnosis demam tifoid sekaligus menggambarkan beban penyakit tifoid di Jawa Tengah. Penelitian ini melibatkan berbagai tahapan penting, mulai dari rekrutmen partisipan, proses informed consent, pengumpulan data klinis, pengambilan serta pengelolaan spesimen biologis, pemeriksaan laboratorium, hingga dokumentasi penelitian

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai prinsip-prinsip Good Clinical Practice yang menekankan perlindungan hak, keselamatan, dan kesejahteraan partisipan penelitian. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Good Documentation Practice dengan menerapkan prinsip ALCOA+, yang menjadi standar dalam pengelolaan dokumentasi penelitian agar setiap data yang dihasilkan memiliki integritas dan dapat ditelusuri.

Materi pelatihan juga mencakup pembahasan Standard Operating Procedure (SOP) yang akan digunakan selama Studi STEVIA. Peserta mempelajari prosedur pengisian source document dan Case Report Form (CRF/eCRF), tata cara pengambilan spesimen, pelabelan, penyimpanan, hingga proses transportasi spesimen sesuai standar. Seluruh materi dirancang agar setiap tahapan penelitian dapat dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh personel di berbagai lokasi penelitian.

Pelatihan ini diikuti oleh jajaran peneliti PKKA-PRO FK-KMK UGM yang dipimpin oleh Prof. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D. selaku Study Coordinator, bersama para principal investigator, quality manager, project manager, research assistant, serta tim administrasi penelitian. Kegiatan ini juga melibatkan dokter spesialis, perawat, tenaga laboratorium, enumerator, serta perwakilan Dinas Kesehatan dan puskesmas sebagai bagian dari jejaring penelitian.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kualitas penelitian untuk meningkatkan diagnosis dan pengendalian demam tifoid. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi peneliti dan tenaga kesehatan dalam penyelenggaraan penelitian klinis. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan standar penelitian, tata kelola data, dan pengembangan ekosistem riset kesehatan yang inovatif. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diimplementasikan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, rumah sakit, pemerintah daerah, laboratorium, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung penelitian kesehatan yang berkualitas. (Kontributor: Lulu Harida Rofi, Dhimas Sholikhul Huda).