FK-KMK UGM Lakukan Monitoring dan Capacity Building IR Fellowship di India

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) melaksanakan kegiatan Leadership Fellowship Program for Public Health Impact 2025. Program ini merupakan bagian dari Special Programme of Implementation Research in Tropical Diseases yang didukung oleh TDR, dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan dalam implementation research guna meningkatkan dampak nyata terhadap sistem kesehatan. Kegiatan monitoring program dilaksanakan pada 22–28 Februari 2026 di Nagaland, India.

Dalam kegiatan tersebut, tim FK-KMK UGM yang terdiri dari Prof. dr. E. Elsa Herdiana Murhandarwati, M.Kes., Ph.D. sebagai koordinator manajemen program, bersama Prof. dr. Ari N Probandari, MPH., Ph.D. dan drh. Kharisma Dewi, MPH, melakukan kunjungan lapangan untuk memantau perkembangan penelitian para fellow. Monitoring ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan proposal penelitian implementation research yang dijalankan oleh peserta program, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang muncul dalam konteks lokal.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah diskusi intensif bersama fellow angkatan pertama asal India, Rhondemo Kikon. Diskusi tersebut menelaah capaian penelitian yang telah dilakukan, hambatan operasional di lapangan, serta strategi penyesuaian agar penelitian tetap relevan dan berdampak terhadap permasalahan kesehatan setempat. Pendekatan ini menegaskan pentingnya fleksibilitas dalam implementation research, yang harus mampu beradaptasi dengan dinamika sistem kesehatan di masing-masing wilayah.

Selain monitoring, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan lokal. Tim FK-KMK UGM melakukan interaksi langsung dengan mitra di tingkat komunitas dan institusi, guna memastikan bahwa penelitian yang dilakukan tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga kontekstual dan aplikatif. Keterlibatan stakeholder menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan hasil penelitian serta implementasinya dalam kebijakan kesehatan.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, Prof. Elsa bersama Prof. Ari juga memberikan sesi capacity building terkait konsep implementation research kepada mitra lokal. Sesi ini menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan antara hasil penelitian dan praktik di lapangan, sehingga bukti ilmiah dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan intervensi kesehatan yang efektif.

Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM tidak hanya memastikan kualitas pelaksanaan program fellowship, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi internasional dalam bidang riset kesehatan. Penguatan jejaring ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik lintas negara, khususnya dalam penanganan penyakit tropis yang masih menjadi tantangan global.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian yang berfokus pada peningkatan efektivitas program kesehatan dan pengendalian penyakit. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program fellowship dan pelatihan berbasis praktik. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan kolaborasi antara FK-KMK UGM, mitra global, dan pemangku kepentingan lokal dalam mendorong inovasi dan implementasi kebijakan kesehatan. (Kontributor: Kharisma Dewi).