FK-KMK UGM. Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Yayasan SAPA DIFA (Sahabat Pemerhati Difabel dan ODGJ) menyelenggarakan penyembelihan satu sapi dan satu kambing hewan kurban beserta pemberian layanan kesehatan untuk masyarakat Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) di Sanggar Among Budoyo Kampung Pramuka Wukirsari. Acara dihadiri oleh seluruh warga Wukirsari, beserta segenap perwakilan Puskesmas Imogiri 1 dan 2, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.
Panewu Wukirsari, Slamet Santosa, mewakili jajaran pemerintahan, Yayasan SAPA DIFA, dan masyarakat Wukirsari, mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar FK-KMK UGM, tim Pengabdian Masyarakat, dan shohibul kurban atas kegiatan yang diselenggarakan. Slamet berharap, agenda yang telah berjalan selama empat tahun di Wukirsari tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau kepedulian yang lebih luas kepada masyarakat Wukirsari.
“UGM bagi kami bukanlah orang lain. UGM sudah menjadi bagian dari keluarga Imogiri. Bagi teman-teman SAPA DIFA, mari kita jaga amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kita untuk mengelola penyaluran hewan kurban penyaluran hewan kurban kepada keluarga besar SAPA DIFA maupun masyarakat Imogiri,” pesan Slamet.
Mewakili Dekan FK-KMK UGM, Asisten Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG, Subsp Urogin-RE, turut menyampaikan apresiasi luar biasa atas terselenggaranya kegiatan. dr. Nurhadi mengungkapkan, agenda tersebut merupakan wujud nyata dari semangat pengabdian masyarakat yang menjadi bagian penting dari Tridharma Perguruan Tinggi melalui momentum Idul Adha. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi implementasi pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, baik melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, maupun edukasi yang diberikan oleh Klaster Bedah FK-KMK UGM,” kata dr. Nurhadi.
Penanggung jawab Tim Pengabdian Masyarakat Klaster Bedah FK-KMK UGM, Prof. dr. Gunadi, Ph.D, Sp.BA., Subsp.D.A(K), menambahkan bahwa layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat Wukirsari cukup komprehensif, antara lain khitan massal, skrining reproduksi, USG Urologi, penyuluhan bantuan hidup dasar, penyuluhan gigi dan mulut, hingga pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Tak hanya melibatkan tim Klaster Bedah, pelayanan kesehatan ini juga melibatkan departemen lainnya, seperti Departemen Obstetri dan Ginekologi, Departemen THT-BKL, Program Studi Urologi, hingga Departemen Forensik dan Medikolegal.
Prof. Gunadi menekankan, fokus dari pengabdian masyarakat ini adalah pemeriksaan kelainan bawaan, skrining untuk deteksi kanker, dan kegawatdaruratan. “Semoga kegiatan ini bisa berjalan optimal. Harapannya, kesehatan masyarakat di Wukirsari akan menjadi lebih baik lagi,” harap Prof. Gunadi.
Dalam pelaksanaannya, penyembelihan dilaksanakan secara langsung oleh tim dari Wukirsari, didampingi oleh tim Pengabdian Masyarakat FK-KMK UGM. Daging sapi dan kambing kurban kemudian segera disalurkan kepada masyarakat Wukirsari. Daging kurban disalurkan dalam besek, yang mendorong pencapaian SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab karena mendukung ekonomi sirkular. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam merealisasikan SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui peningkatan asupan gizi dan protein hewani bagi masyarakat Wukirsari, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pemberian layanan kesehatan gratis, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pelibatan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan ODGJ dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, Yayasan SAPA DIFA, pemerintah setempat, dan masyarakat Wukirsari. (Penulis: Citra).



