FK-KMK UGM Hadirkan Petualangan Edukatif Lewat Dolan Museum Sehari Jadi Detektif Fosil

FK-KMK UGM.  Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan program edukatif “Dolan Museum: Sehari Jadi Detektif Fosil” bagi anak-anak dan keluarga. Kegiatan hasil kolaborasi Museum Bio-Paleoantropologi FK-KMK UGM dengan Loka Bestari tersebut berlangsung pada Kamis dan Jumat, 9–10 Juli 2026, di Museum Bio-Paleoantropologi FK-KMK UGM, Yogyakarta.

Sebanyak 58 peserta kemudian mengikuti tur edukasi yang dipandu oleh edukator Museum Bio-Paleoantropologi FK-KMK UGM. Dalam tur tersebut, peserta diperkenalkan pada perjalanan panjang evolusi manusia, kehidupan prasejarah, serta berbagai koleksi fosil yang menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan kehidupan di Indonesia. Beragam replika fosil, panel informasi, dan media edukasi yang tersedia membantu peserta memahami konsep-konsep ilmiah dengan cara yang lebih sederhana dan menarik.

Puncak kegiatan berlangsung pada sesi “Sehari Jadi Detektif Fosil”, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk merasakan secara langsung proses konservasi fosil. Anak-anak belajar membersihkan fosil, mendokumentasikan kondisi temuan, menyusun kembali fragmen fosil, hingga memahami prinsip dasar pelestarian koleksi sesuai kaidah ilmiah.

Setelah mengikuti praktik konservasi, peserta kembali diajak menjelajahi museum dengan membawa logbook yang berisi berbagai tantangan dan pertanyaan. Mereka diminta mengamati koleksi secara cermat, mencatat hasil pengamatan, serta menjawab berbagai pertanyaan berdasarkan informasi yang ditemukan selama berkeliling museum.

Sementara itu, para orang tua dan pendamping juga memperoleh pengalaman belajar melalui tur edukasi di Museum Anatomi FK-KMK UGM. Pendekatan tersebut menjadikan kegiatan sebagai sarana pembelajaran yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Museum pun semakin menunjukkan perannya sebagai ruang edukasi yang inklusif, terbuka, dan mampu menghadirkan pengalaman belajar lintas generasi.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui aktivitas edukatif yang memperkuat interaksi positif dalam keluarga. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan pengalaman belajar yang interaktif, inklusif, dan berbasis praktik. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui inovasi komunikasi sains dan pemanfaatan museum sebagai sarana pembelajaran modern. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diimplementasikan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan Loka Bestari dalam menghadirkan pendidikan publik yang bermanfaat bagi masyarakat. (Kontributor: Ilham Novitasari).