FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak Program Riset dan Organisasi (PKKA-PRO), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Site Close Out Visit (SCOV) Studi EPICOST–Dengue pada Senin, 13 April 2026, di RS BaliMed Buleleng, Bali. Kegiatan yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, rumah sakit mitra, puskesmas, serta tim peneliti ini menjadi forum evaluasi dan penutupan penelitian “Epidemiology and Costing of Dengue Fever in Children in Indonesia” sekaligus sarana untuk menyampaikan hasil studi dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan riset kesehatan anak di Indonesia.
Pelaksanaan SCOV EPICOST–Dengue merupakan bagian dari tahapan akhir penelitian yang telah berlangsung melalui kerja sama berbagai institusi kesehatan di Bali. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyampaian hasil penelitian kepada para mitra, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam pengumpulan data, pendampingan peserta, hingga pelaksanaan penelitian di lapangan.
Agenda kegiatan ini diawali dengan sesi pembukaan serta sambutan dari perwakilan rumah sakit dan tim PKKA-PRO FK-KMK UGM. Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan laporan akhir penelitian yang mengulas berbagai temuan terkait epidemiologi dan pembiayaan kasus demam berdarah dengue pada anak di Indonesia. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi penting bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pencegahan dan pengendalian dengue yang lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut, PKKA-PRO FK-KMK UGM juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur RS BaliMed Buleleng, Kepala Puskesmas Buleleng I, Kepala Puskesmas Buleleng II, serta seluruh institusi mitra yang telah mendukung pelaksanaan penelitian sejak tahap awal hingga akhir. Dukungan yang diberikan dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan studi yang bertujuan memperkuat basis data epidemiologi dengue pada anak.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, jajaran manajemen RS BaliMed Buleleng, perwakilan RS Tangguwisia, RSUD Bali Mandara, kepala puskesmas di wilayah Buleleng, hingga tenaga kesehatan dan peneliti dari berbagai institusi. Selain itu, hadir pula dokter peneliti, perawat peneliti, petugas laboratorium, petugas rekam medis, enumerator, dan perwakilan PRODIA Cabang Singaraja yang selama ini berkontribusi dalam pelaksanaan studi.
Tim SCOV dari PKKA-PRO FK-KMK UGM dipimpin oleh Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., bersama Dr. dr. Ida Safitri Laksanawati, Sp.A(K), dan Apt. Sarah Ulfa, M.P.H. Dalam pemaparannya, tim peneliti menegaskan bahwa penelitian EPICOST–Dengue memberikan kontribusi strategis dalam memahami pola kejadian dengue pada anak serta dampak ekonomi yang ditimbulkan. Informasi tersebut menjadi dasar penting untuk mendukung penyusunan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran dan berbasis bukti ilmiah.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian yang berfokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit dengue pada anak, SDG 4: Pendidikan Berkualitas tercermin dari proses transfer pengetahuan, penguatan kapasitas peneliti, serta pemanfaatan hasil riset, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan ekosistem penelitian kesehatan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi erat antara FK-KMK UGM, rumah sakit, puskesmas, laboratorium, dan pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan riset kesehatan anak di Indonesia. (Kontributor: Sarah Ulfa, Dhimas Sholikhul Huda.)




