FK-KMK UGM Gelar Kuliah Tamu Daring Bahas KLB Campak dan Pentingnya Imunisasi

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Online Guest Lecture bertajuk “Campak Comeback: Ada Apa dengan KLB Campak?” sebagai upaya merespons meningkatnya kembali kasus campak di berbagai wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa, tenaga kesehatan, akademisi, serta masyarakat umum yang tertarik pada isu kesehatan global yang kembali mencuat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026 ini menghadirkan narasumber utama dr. dr. Ida Safitri L., Sp.A(K), seorang dokter spesialis anak sekaligus konsultan penyakit tropis dan infeksi di RSUP Dr. Sardjito.

Dalam pemaparannya, dr. Ida Safitri menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit infeksi yang sangat mudah menular melalui droplet atau percikan saluran napas. Gejala yang muncul meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ruam khas pada kulit. Ia juga menekankan bahwa pada kelompok rentan seperti anak dengan gizi buruk atau imunitas rendah, infeksi campak dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga ensefalitis yang berisiko fatal.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena meningkatnya kembali kasus campak atau Kejadian Luar Biasa (KLB) di berbagai negara. Kondisi ini dipengaruhi oleh menurunnya cakupan imunisasi rutin, keterlambatan vaksinasi, serta terganggunya layanan kesehatan pascapandemi. Selain itu, kesenjangan akses terhadap vaksin dan maraknya misinformasi terkait imunisasi turut memperparah situasi. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa vaksinasi tetap menjadi langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran campak dan membentuk kekebalan kelompok.

Diskusi yang berlangsung juga menekankan pentingnya peran edukasi masyarakat dalam meningkatkan kepercayaan terhadap program imunisasi. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi pencegahan, pengalaman klinis di lapangan, hingga tantangan implementasi program vaksinasi di berbagai daerah. Interaksi ini memperkaya perspektif peserta sekaligus memperkuat pemahaman berbasis evidence dalam penanganan penyakit menular.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Collaboration with Alumni yang bertujuan memperkuat jejaring akademik serta menghadirkan perspektif praktis dari alumni yang telah berkiprah di dunia profesional. Melalui forum ini, FK-KMK UGM menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan, responsif, dan berdampak terhadap isu kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran dan upaya pencegahan penyakit menular seperti campak guna menurunkan angka kesakitan dan kematian. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dalam penyediaan akses pembelajaran ilmiah yang inklusif dan berbasis pengetahuan terkini bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi aktif antara institusi pendidikan, alumni, dan fasilitas layanan kesehatan dalam memperkuat respons terhadap tantangan kesehatan. (Kontributor: Fikri Wahiddinsyah).