FK-KMK UGM Gelar Edukasi Hari Ginjal untuk Dorong Deteksi Dini Penyakit Ginjal

FK-KMK UGM. Divisi Nefrologi Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Perayaan Hari Ginjal sebagai bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ginjal. Kegiatan ini dilaksanakan pada 12 Maret 2026 di Poli Gedung KIAT dan melibatkan tenaga medis serta pasien sebagai peserta utama dalam kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

Perayaan Hari Ginjal ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit ginjal. Kegiatan diikuti oleh dokter spesialis anak konsultan nefrologi, yaitu dr. Retno, Sp.A(K) dan dr. Budyarini, Sp.A(K), bersama para residen Ilmu Kesehatan Anak yang turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada pasien. Interaksi langsung antara tenaga medis dan pasien menjadi salah satu kekuatan utama dalam penyampaian informasi yang lebih efektif dan kontekstual.

Materi edukasi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar mengenai fungsi ginjal, berbagai jenis penyakit ginjal yang umum terjadi, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin guna mencegah komplikasi yang lebih serius. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pasien untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan ginjalnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif, di mana pasien diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan tenaga medis mengenai kondisi kesehatan yang dialami. Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman pasien, tetapi juga memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga fungsi ginjal sebagai bagian dari kesehatan secara menyeluruh.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan pengelolaan penyakit ginjal sebagai bagian dari penyakit tidak menular. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dalam pemberian edukasi kesehatan yang informatif dan mudah dipahami oleh masyarakat. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara tenaga medis, residen, dan pasien dalam menciptakan lingkungan kesehatan yang partisipatif dan berkelanjutan. (Kontributor: Muhammad N. Afif).