FK-KMK UGM Dukung Pemerataan Layanan Obstetri dan Ginekologi melalui Penugasan Residen di Kabupaten Kepulauan Yapen

FK-KMK UGM. Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi menyelenggarakan program penugasan residen di RSUD Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. dr. Bunga Wiharning Setia Putri memberikan pelayanan kesehatan ibu dan kesehatan reproduksi kepada masyarakat. Penugasan berlangsung selama periode Juli hingga Desember 2026 dan menjadi bagian dari komitmen FK-KMK UGM dalam memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah Indonesia Timur melalui kolaborasi dengan rumah sakit daerah.

Selama menjalankan penugasan, dr. Bunga memberikan pelayanan obstetri dan ginekologi secara komprehensif kepada masyarakat. Pelayanan tersebut mencakup pemeriksaan dan konsultasi di poliklinik obstetri dan ginekologi, perawatan pasien rawat inap di bangsal, hingga keterlibatan dalam berbagai tindakan operatif sesuai indikasi medis.

Beragam prosedur yang ditangani meliputi operasi sesar, penanganan kasus kegawatdaruratan obstetri, serta pelayanan kesehatan reproduksi yang bertujuan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi. Kehadiran residen PPDS di rumah sakit daerah diharapkan dapat memperkuat mutu pelayanan sekaligus mendukung peningkatan kompetensi klinis melalui pengalaman langsung di lapangan.

Selain menjalankan tugas pelayanan di rumah sakit, dr. Bunga juga aktif berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada 27 Juli 2026, ia berpartisipasi dalam kegiatan Pengobatan Gratis Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Yapen Waropen. Kegiatan tersebut memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di bidang kebidanan dan kandungan, melalui konsultasi kesehatan reproduksi serta pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Keterlibatan dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bagian penting dari upaya mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses. Melalui pemeriksaan dan konsultasi yang diberikan, masyarakat memperoleh kesempatan untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan ibu dan kehamilan, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat apabila ditemukan faktor risiko.

Program penugasan residen ini juga memberikan manfaat bagi proses pendidikan dokter spesialis. Para residen memperoleh pengalaman klinis yang beragam dengan menangani kasus-kasus yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga membangun sensitivitas terhadap tantangan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan kepulauan.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan pelayanan kesehatan ibu, anak, dan kesehatan reproduksi yang berkualitas. SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan dengan memperluas akses layanan kesehatan spesialistik di daerah kepulauan dan Indonesia Timur. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, RSUD Serui, dan Ikatan Dokter Indonesia dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. (Kontributor: dr. Bunga Wiharning Setia Putri).