FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan kesehatan komunitas berupa edukasi dan pemberdayaan keluarga dalam upaya pencegahan stunting melalui program GENTA 5J (Gerakan Keluarga Tangguh Atasi Stunting dengan 5J: Jumlah, Jadwal, Jenis, Jalur, dan Jaga) di Dukuh Pedak, Kelurahan Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/5) ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis komunitas yang berfokus pada penguatan upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Husniar Adzani dan Ilmannafi’a Azhar, mahasiswa Program Studi Magister Kebidanan FK-KMK UGM, sebagai bagian dari implementasi Mata Kuliah Kesehatan Komunitas. Melalui program ini, mahasiswa mengembangkan intervensi kesehatan yang berorientasi pada pemberdayaan keluarga dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini.
Program GENTA 5J dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Materi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada balita, praktik pemberian makan yang tepat berdasarkan prinsip 5J, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, serta edukasi berbasis kasus yang sering ditemui di masyarakat. Peserta kegiatan terdiri atas ibu balita, kader kesehatan, dan anggota keluarga yang memiliki peran dalam pengasuhan anak.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam diskusi. Beberapa peserta menyampaikan pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam pemberian makan pada anak, pemantauan pertumbuhan balita, hingga berbagai upaya yang telah dilakukan keluarga dalam menjaga kesehatan anak. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus sarana untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.
Melalui program GENTA 5J, diharapkan terbentuk keluarga yang semakin mandiri dalam mengenali faktor risiko stunting, mampu menerapkan praktik pemberian makan sesuai kebutuhan anak, melakukan pemantauan tumbuh kembang secara berkala, serta membangun lingkungan keluarga yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui upaya peningkatan pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan promosi kesehatan dan pencegahan masalah kesehatan pada balita, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan literasi kesehatan keluarga dan kader kesehatan, serta SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung upaya kesehatan berbasis komunitas. (Kontributor: Titin).




