FK-KMK UGM. Dosen Departemen Farmakologi dan Terapi berpartisipasi dalam 42nd Annual Meeting of the International Society for Pharmacoepidemiology (ISPE), sebuah forum ilmiah internasional yang mempertemukan peneliti dan akademisi di bidang farmakoepidemiologi dari berbagai negara. Pertemuan tersebut diselenggarakan pada 29 Agustus hingga 2 September 2026 di Allianz Milan Convention Center, Milan, Italia, dengan mengusung tema “Unlocking the Power of Pharmacoepidemiology to Improve Patient Health.”
Dalam forum tersebut, Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm, Ph.D., tampil sebagai presenting author pada sesi poster dengan penelitian berjudul “ERASE-RV Indonesia Study – Effectiveness of Rotavirus Vaccine Against Severe Rotavirus Gastroenteritis in Indonesian Children During the Early Vaccine Introduction Period: A Two-Year Analysis of Vaccine Implementation.” Penelitian tersebut tercantum dalam program ilmiah ISPE 2026 sebagai poster B-444.
Penelitian ERASE-RV Indonesia melibatkan kolaborasi peneliti dari FK-KMK UGM. Asal Wahyuni Erlin Mulyadi dan Prof. Hera Nirwati dari Departemen Mikrobiologi FK-KMK UGM turut tercantum sebagai co-authors. Kehadiran penelitian ini dalam forum internasional memberikan ruang bagi hasil penelitian mengenai efektivitas vaksin rotavirus pada anak di Indonesia untuk diperkenalkan kepada komunitas ilmiah farmakoepidemiologi.
Selain penelitian mengenai vaksin rotavirus, kontribusi FK-KMK UGM juga terlihat melalui penelitian terkait pemanfaatan obat dan biaya pengobatan. Prof. Dr. Dra. Erna Kristin, M.Si., Apt. turut mempresentasikan poster berjudul “Medication Utilization and Drug Costs in Adult Patients with Atrial Septal Defect: Evidence from an Indonesian Registry.” Penelitian tersebut tercantum sebagai poster C-141 dengan Prof. Erna Kristin sebagai presenting author.
Dalam penelitian tersebut, Prof. Erna Kristin berkolaborasi dengan Muhammad Reyhan Hadwiono, Sudi Indra Jaya, dan Prof. Lucia Kris Dinarti dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM sebagai co-authors. Penelitian ini memperlihatkan kontribusi data dari Indonesia dalam pembahasan mengenai pemanfaatan obat dan biaya pengobatan pada pasien dewasa dengan atrial septal defect.
Peran Prof. Erna Kristin dalam ISPE 2026 tidak hanya melalui presentasi penelitian. Ia juga dipercaya sebagai abstract reviewer dalam pertemuan tahunan tersebut. Peran ini mencakup keterlibatan dalam proses penilaian abstrak ilmiah yang diajukan untuk dipresentasikan pada forum ISPE 2026. Dengan demikian, kontribusi dosen FK-KMK UGM berlangsung pada dua sisi, yakni diseminasi hasil penelitian sekaligus mendukung proses akademik dalam forum ilmiah internasional.
Keikutsertaan dosen Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM dalam ISPE 2026 memperlihatkan keterlibatan akademisi dalam pengembangan dan penyebarluasan bukti ilmiah di bidang farmakoepidemiologi. Dua penelitian yang dipresentasikan membawa isu yang berbeda, mulai dari efektivitas vaksin rotavirus hingga pemanfaatan obat dan biaya pengobatan. Keduanya sama-sama memanfaatkan data kesehatan untuk menghasilkan informasi yang dapat memperkaya pemahaman mengenai penggunaan intervensi kesehatan dalam konteks masyarakat Indonesia.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan bukti ilmiah yang mendukung peningkatan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui diseminasi dan pengembangan pengetahuan akademik. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi penelitian lintas negara. (Kontributor: Nimas Bella Puspita).




