FK-KMK UGM. Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM menyelenggarakan acara pelepasan dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi serta dokter Subspesialis baru periode Juli 2026 sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan kedokteran spesialis dan subspesialis. Acara pelepasan berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2026, di Auditorium Gedung Tahir FK-KMK UGM, Yogyakarta, setelah prosesi wisuda Universitas Gadjah Mada di Grha Sabha Pramana.
Pada periode Juli 2026 ini, Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM meluluskan dua dokter subspesialis baru, yaitu dr. Sarrah Ayuandari, Ph.D., Sp.O.G., Subsp.F.E.R. dan dr. Irmiya Rachmiyani, Sp.O.G., Subsp.F.E.R. Dalam kesempatan tersebut, dr. Sarrah Ayuandari memperoleh penghargaan sebagai lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi pada Program Pendidikan Dokter Subspesialis dengan capaian IPK 3,99.
Selain itu, departemen juga melepas enam dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi yang telah menyelesaikan pendidikan, yaitu dr. Ubed Ubaedilah, Sp.O.G., dr. Guruh Panji Harto, Sp.O.G., dr. Zyeni Kartika, Sp.O.G., dr. Devie Novita, Sp.O.G., dr. Fityah Ufi Atiyah, Sp.O.G., dan dr. Azrul Roe, Sp.O.G. Kehadiran para lulusan baru ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan tenaga dokter spesialis di berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, Dr. dr. Moh. Nailul Fahmi, Sp.O.G., Subsp.Onk., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan. Ia menegaskan bahwa tantangan pelayanan kesehatan akan terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.
Menurutnya, dokter spesialis dan subspesialis dituntut untuk mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Selain itu, para lulusan juga perlu terus memperbarui kompetensi dan wawasan keilmuan melalui pembelajaran sepanjang hayat agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, berbasis bukti ilmiah, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran.
Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM, Prof. dr. R. Detty Siti Nurdiati, M.P.H., Ph.D., Sp.O.G., Subsp.K.Fm., turut memberikan pesan kepada para lulusan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai dokter spesialis dan subspesialis yang akan mengabdi kepada masyarakat.
Dalam pesannya, Prof. Detty menekankan pentingnya menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus mengembangkan kompetensi agar para lulusan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik di mana pun mereka bertugas. Nilai-nilai profesionalisme dan kemanusiaan, menurutnya, harus tetap menjadi landasan utama dalam praktik kedokteran.
Sementara itu, dr. Agung Dewanto memaparkan profil lulusan Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM periode Juli 2026. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai capaian akademik lulusan, karakteristik peserta didik yang berhasil menyelesaikan pendidikan, serta kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam penguatan layanan kesehatan ibu dan anak di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyediaan dokter spesialis dan subspesialis yang kompeten untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan kedokteran spesialis dan subspesialis yang berkualitas, berkelanjutan, dan berbasis pengembangan kompetensi profesional. (Kontributor: Munjayati).




