FK-KMK UGM Terima Kunjungan dari ICF untuk Perkuat Peran Fakultas dalam Pengendalian Kanker

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) menerima kunjungan dari tim International Cancer Foundation (ICF) pada Selasa (15/9/2026). Pertemuan dilaksanakan di Executive Room Gedung Pusat FK-KMK UGM. Agenda ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan program “Empowering Multidisciplinary Strategies in Colorectal Cancer Control and Care Delivery”, bagian dari program kerja sama international ICF dengan FK-KMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito periode 2024–2027, sekaligus bertemu Dekanat untuk mendiskusikan peran fakultas dalam pengendalian kanker melalui pendidikan dan pelatihan.

Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, menyambut tim ICF Mission yang hadir, yaitu Prof. Andres Cervantes dan Dr. Vicente Pla dari University of Valencia. Jajaran FK-KMK UGM turut mendampingi pertemuan, antara lain Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad, Subsp. PRP-(K); Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K); dan Principle Investigator (PI), Prof. dr. Susanna Hilda Hutajulu, PhD, Sp.PD-KHOM.

Kolaborasi internasional ICF dengan FK-KMK UGM resmi memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya. Memasuki fase ini, para akademisi dan pakar medis lintas negara berkomitmen untuk memperluas kerja sama jangka panjang hingga tiga dekade ke depan guna memajukan pendidikan kedokteran serta penanganan riset penyakit kritis, khususnya kanker.

Prof. Yodi menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen berkelanjutan yang tidak boleh berhenti pada capaian jangka pendek. Dirinya menekankan pentingnya membangun pondasi kolaborasi jangka panjang selama 20 hingga 30 tahun ke depan agar mampu menciptakan perubahan dan dampak besar bagi dunia kesehatan global.

Sementara itu, Prof. Cervantes memaparkan salah satu implementasi nyata dari kolaborasi ini melalui keterlibatan mahasiswa kedokteran di Asia dalam program riset kanker. Pada periode ini, sebanyak 60 mahasiswa kedokteran terpilih dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina telah disaring untuk mengikuti program pelatihan dan riset khusus.

Guna mendukung keterlibatan talenta muda tersebut, ICF menyediakan fasilitas akomodasi gratis serta hibah perjalanan (travel grant). Selain dari kawasan Asia, program ini juga mulai memfasilitasi dan menerima mahasiswa pertukaran dari kawasan Uni Eropa.

Lebih lanjut, kolaborasi ICF menekankan pentingnya mengintegrasikan wawasan global dengan kebutuhan lokal dalam kurikulum pendidikan medis. Pendekatan ini bertujuan agar para calon dokter tidak hanya menguasai teori akademis, tetapi juga memahami realitas dan kompleksitas penanganan medis di dunia nyata.

Kerja sama antara FK-KMK UGM, ICF, dan RSUP Dr. Sardjito dalam ICF Mission merupakan salah satu upaya fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan riset kanker serta peningkatan kapasitas calon tenaga medis yang unggul secara global. Selain itu, kemitraan global antara ketiga pihak menjadi wujud nyata penerapan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan demi menghadirkan dampak kesehatan yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. (Penulis: Citra/Humas).