FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM menyelenggarakan Workshop Optimalisasi eLOK sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam pengelolaan pembelajaran berbasis digital. Kegiatan yang diikuti oleh sivitas Departemen Farmakologi dan Terapi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, dengan fokus pada peningkatan pemanfaatan sistem pembelajaran daring eLOK guna mendukung proses pendidikan di lingkungan FK-KMK UGM.
eLOK sebagai platform e-learning Universitas Gadjah Mada memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas akademik, mulai dari pengunggahan materi kuliah, pengelolaan tugas, penyelenggaraan forum diskusi, hingga pelaksanaan evaluasi pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan eLOK dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kualitas pembelajaran serta meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa.
Workshop menghadirkan dua narasumber dari lingkungan FK-KMK UGM, yaitu dr. Yolanda Dyah Kartika, M.Sc., Ph.D. dan Dr. Sci. apt. Beni Lestari, M.Bio.Sci. Dalam sesi pemaparan, kedua narasumber menjelaskan berbagai strategi pengelolaan eLOK agar dapat dimanfaatkan secara maksimal pada setiap mata kuliah yang diselenggarakan di Departemen Farmakologi dan Terapi.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis terkait pengelolaan konten pembelajaran, pengaturan aktivitas akademik, serta pemanfaatan fitur-fitur yang mendukung interaksi dan evaluasi pembelajaran. Melalui kegiatan ini, dosen dan tenaga kependidikan memperoleh kesempatan untuk berbagi pengalaman serta praktik baik dalam pemanfaatan teknologi pendidikan.
Pemanfaatan sistem pembelajaran daring yang optimal diharapkan dapat meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pendidikan, memperkuat kualitas materi ajar, serta menciptakan proses belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan mahasiswa.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas pendidik dan pengembangan sistem pembelajaran yang adaptif serta berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan inovasi digital dan penguatan infrastruktur pembelajaran daring yang mendukung transformasi pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




