Audiensi Penelitian FK-KMK UGM Dorong Penguatan Surveilans Rotavirus di RS PKU Muhammadiyah Delanggu

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak–Pediatric Research Office (PKKA-PRO) menyelenggarakan audiensi penelitian Studi Surveilans Diare dan Effectiveness Vaksin Rotavirus di Indonesia bersama RS PKU Muhammadiyah Delanggu sebagai upaya memperkuat kolaborasi penelitian untuk mendukung pencegahan diare rotavirus pada anak di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) di Aula RS PKU Muhammadiyah Delanggu ini bertujuan memperkenalkan tim peneliti, memaparkan perkembangan surveilans rotavirus di Indonesia, membahas rencana pelaksanaan studi Rotavirus Gastroenteritis (RVGE), serta menyusun langkah-langkah kerja sama antara FK-KMK UGM dan RS PKU Muhammadiyah Delanggu,

Audiensi dipimpin oleh tim PKKA-PRO FK-KMK UGM yang diwakili oleh dr. Rony Trilaksono, M.Sc., Sp.A. bersama Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., Sp.MK(K). Dalam pemaparannya, tim menjelaskan bahwa rotavirus masih menjadi salah satu penyebab utama diare berat pada anak balita di Indonesia dengan dampak yang signifikan terhadap kesehatan maupun beban ekonomi keluarga. Seiring dengan rencana implementasi vaksin RV3 secara nasional, pelaksanaan surveilans sebelum dan selama program vaksinasi dinilai penting untuk memperoleh data mengenai efektivitas vaksin, cakupan imunisasi, serta perubahan pola kejadian penyakit.

Selain memaparkan latar belakang penelitian, tim juga mendiskusikan berbagai aspek teknis pelaksanaan studi bersama jajaran RS PKU Muhammadiyah Delanggu. Pembahasan meliputi protokol penelitian, alur pelaksanaan surveilans, mekanisme administrasi perizinan, penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS), kesiapan fasilitas laboratorium, hingga kebutuhan sumber daya manusia yang akan terlibat dalam penelitian. Tim peneliti turut melakukan kunjungan ke Laboratorium Patologi Klinik dan bangsal anak untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana yang akan mendukung pelaksanaan penelitian.

Hasil audiensi menunjukkan bahwa RS PKU Muhammadiyah Delanggu menyatakan kesiapan menjadi salah satu lokasi penelitian RVGE. Rumah sakit juga menyampaikan bahwa persyaratan etik lokal tidak diperlukan, sedangkan ketentuan mengenai perizinan penelitian dan pembiayaan akan diatur lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama. Selanjutnya, tim FK-KMK UGM akan menyiapkan dokumen administrasi, kebutuhan logistik, serta koordinasi lanjutan, sementara pihak rumah sakit akan mempersiapkan tim pelaksana sesuai kebutuhan penelitian.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan surveilans penyakit dan evaluasi efektivitas vaksin rotavirus untuk meningkatkan kesehatan anak. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembelajaran dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan berbasis penelitian. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan infrastruktur riset dan pengembangan inovasi surveilans kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, RS PKU Muhammadiyah Delanggu, dan mitra penelitian dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. (Kontributor: Kezia Agatha de Ruiter, Dhimas Sholikhul Huda).