Reuni Alumni Spesialis Penyakit Dalam FK-KMK UGM Perkuat Jejaring Profesional di PIN PAPDI XXIII

FK-KMK UGM. Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam menyelenggarakan reuni alumni di sela-sela Pertemuan Ilmiah Nasional Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PIN PAPDI) XXIII di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat malam, 23 Oktober 2026, ini dihadiri sekitar 80 alumni dari berbagai angkatan dan wilayah di Indonesia.

Para alumni berkesempatan kembali bertemu setelah menjalani aktivitas profesional di berbagai daerah. Kesibukan dalam memberikan pelayanan kesehatan tidak menghilangkan ikatan kekeluargaan yang telah terbentuk selama menempuh pendidikan spesialis di UGM. Pertemuan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan antarlulusan yang tetap terjaga meskipun berada di lingkungan kerja dan wilayah yang berbeda.

Ketua Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM, Prof. dr. Yanri Wijayanti Subronto, Ph.D., Sp.PD-KPTI, FINASIM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya reuni tersebut. Menurutnya, pertemuan alumni memiliki arti lebih luas daripada sekadar kesempatan untuk melepas rindu. Kegiatan semacam ini menjadi salah satu cara untuk merawat silaturahmi, menjaga hubungan baik antarsejawat, serta memperkuat keterikatan alumni dengan almamater.

Prof. Yanri juga menekankan bahwa jejaring alumni merupakan salah satu kekuatan yang dapat mendukung perkembangan pendidikan dan pelayanan di bidang ilmu penyakit dalam. Hubungan yang terpelihara dengan baik membuka peluang bagi alumni untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sekaligus menjalin komunikasi dengan departemen dan program studi.

Ia berharap reuni ini dapat menjadi awal bagi terbentuknya kerja sama yang lebih luas dan produktif. Kolaborasi ant alumni dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, pertukaran pengalaman klinis, seminar, serta kegiatan pendidikan kedokteran berkelanjutan. Selain itu, jejaring akademik yang terbangun diharapkan dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan dan merespons berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan.

Sambutan positif juga disampaikan oleh Ketua Panitia PIN PAPDI XXIII, Dr. dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD-KAI, FINASIM. Menurutnya, pertemuan alumni yang digelar bersamaan dengan kegiatan ilmiah nasional tersebut turut mencerminkan semangat kebersamaan antarsejawat. Kehadiran dokter spesialis penyakit dalam dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan profesional sekaligus menjaga komunikasi di antara para lulusan.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan jejaring tenaga kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui kolaborasi ilmiah dan pendidikan kedokteran berkelanjutan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kerja sama ant alumni dan institusi kesehatan. (Kontributor: Siwi Ratri).