FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berpartisipasi dalam The 3rd Indonesian Medical and Health Professions Education Conference (INAMHPEC) 2026 yang diselenggarakan oleh Medical Education, Research and Staff Development Unit (MERSDU) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Konferensi yang berlangsung di Surabaya pada 5–7 Juni 2026 ini mengusung tema “Harmonizing Pathways: The Future of Postgraduate Medical Education in a Changing Landscape”.
Pada konferensi tahun ini, MHPE UGM diwakili oleh Prof. dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D., Sp.KKLP SubCOPC dan dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph.D. yang menjadi narasumber dalam sesi ilmiah utama. Kehadiran keduanya memperkuat kontribusi FK-KMK UGM dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik mengenai pengembangan pendidikan kedokteran berbasis kompetensi.
Dalam sesi Keynote Lecture yang diselenggarakan pada 6 Juni 2026, dr. Yoyo Suhoyo menyampaikan materi berjudul “Operationalizing EPAs: A Practical Framework for Residency Programs.” Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan implementasi Entrustable Professional Activities (EPAs) sebagai kerangka kerja praktis untuk mendukung pendidikan residensi.
Sementara itu, pada 7 Juni 2026, Prof. Mora Claramita menjadi narasumber dalam sesi simposium bertajuk “Ensuring Training Integrity in an Evolving Healthcare Era.” Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya menjaga integritas proses pendidikan tenaga kesehatan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, perubahan sistem pelayanan kesehatan, serta meningkatnya pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pendidikan maupun praktik klinis.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas pendidik, mahasiswa, dan institusi dalam mengembangkan pendidikan profesi kesehatan yang inovatif. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan mendorong peningkatan mutu pendidikan tenaga kesehatan yang berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarinstitusi, akademisi, dan praktisi dalam memperkuat pengembangan pendidikan profesi kesehatan di tingkat nasional maupun internasional. (Kontributor: Annisa Nurul Huda).




