FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Site Initiation Visit (SIV) dan Training Laboratorium bersama RSUD Bagas Waras sebagai tahapan akhir persiapan pelaksanaan penelitian STEVIA (Confirmation of Hospitalised Typhoid Cases in Indonesia). Kegiatan yang dilaksanakan pada 16 Juli 2026 di RSUD Bagas Waras, Klaten, ini bertujuan memastikan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas laboratorium, logistik, serta prosedur operasional sebelum dimulainya rekrutmen partisipan penelitian demam tifoid.
Kegiatan di RSUD Bagas Waras melibatkan tim peneliti FK-KMK UGM yang dipimpin oleh Dr. dr. Rr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K) selaku Principal Investigator, didampingi Prof. dr. Jarir At Thobari, DPharm., Ph.D. sebagai Study Advisor. Turut hadir pula para Co-Principal Investigator, Project Manager, Quality Manager, Research Assistant, tim administrasi, serta tim keuangan. Dari pihak RSUD Bagas Waras, kegiatan diikuti oleh dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, tenaga keperawatan, petugas Laboratorium Mikrobiologi dan Patologi Klinik, petugas rekam medis, enumerator, hingga kurir penelitian.
Selain mengikuti Site Initiation Visit, tenaga laboratorium memperoleh pembekalan melalui Training Laboratorium mengenai prosedur penerimaan, penanganan, pemeriksaan, penyimpanan, hingga pengiriman spesimen sesuai protokol penelitian STEVIA. Materi disampaikan melalui kombinasi sesi teori, praktik, dan diskusi sehingga seluruh peserta memiliki pemahaman yang seragam terhadap prosedur laboratorium yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Direktur RSUD Bagas Waras yang dilanjutkan dengan pemaparan agenda Site Initiation Visit. Selanjutnya, peserta mengikuti dry run atau simulasi pelaksanaan penelitian yang menggambarkan seluruh alur penelitian, mulai dari proses informed consent, pemeriksaan Tubex TF, pengumpulan data klinis, penentuan kelayakan peserta (enrollment), pengambilan spesimen darah, hingga pengiriman sampel ke laboratorium.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian dan peningkatan kualitas diagnosis serta pelayanan kesehatan bagi pasien demam tifoid. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan tenaga laboratorium dalam pelaksanaan penelitian klinis. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan sistem laboratorium serta infrastruktur riset kesehatan yang berkualitas. Kolaborasi antara FK-KMK UGM dan RSUD Bagas Waras juga mencerminkan implementasi SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Fitria Wulandari, Dhimas Sholikhul Huda).


