FK-KMK UGM Edukasi Masyarakat Kotabaru tentang Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Generasi Sehat dan Cerdas

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam Kegiatan Pelatihan Alih Teknologi dan Informasi (ATI) Pengolahan Hasil Perikanan yang mengangkat tema “Makan Ikan Sejak Dini untuk Generasi Sehat dan Cerdas”. Kegiatan yang berlangsung secara luring pada Rabu, 18 Februari 2026, di Kantor Kelurahan Kotabaru, Jalan Juwadi Nomor 29, Kota Yogyakarta ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan, pengolahan hasil perikanan yang sehat, serta pemanfaatan sumber daya pangan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM menghadirkan Dr. Fatma Zuhrotun Nisa, STP, MP sebagai narasumber. Melalui pemaparannya, Dr. Fatma menjelaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang kaya akan zat gizi penting, termasuk asam lemak omega-3 yang berperan dalam perkembangan otak dan fungsi kognitif anak. Oleh karena itu, membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Selain menjelaskan manfaat konsumsi ikan, Dr. Fatma juga memberikan edukasi mengenai berbagai teknik pengolahan hasil perikanan yang menarik dan mudah diterapkan di rumah. Inovasi dalam pengolahan ikan dinilai penting agar anak-anak lebih tertarik mengonsumsi ikan serta membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi secara optimal. Peserta juga diajak memahami bagaimana memilih bahan pangan yang berkualitas serta menjaga keamanan pangan selama proses pengolahan.

Kegiatan ini tidak hanya menyoroti aspek kesehatan, tetapi juga mengangkat isu ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana serta mengurangi pemborosan pangan melalui pengolahan yang tepat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendukung pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab sekaligus mengurangi limbah makanan yang berdampak terhadap lingkungan.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 2 Tanpa Kelaparan, karena mendorong pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui pemanfaatan sumber protein hewani yang berkualitas serta mendukung ketahanan pangan keluarga. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi gizi dan promosi pola makan sehat yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan menyediakan akses pembelajaran dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui transfer pengetahuan yang aplikatif. Di samping itu, edukasi mengenai pemanfaatan sumber daya perikanan dan pengurangan limbah pangan mendukung SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. (Kontributor: Yurisadensi Eka).