FK-KMK UGM. Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) menyelenggarakan Raboan Discussion Forum edisi spesial Syawalan yang mengangkat tema “Etika dalam Menjaga Akuntabilitas Riset”. Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta pada 15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, tenaga kesehatan, alumnus bioetika, penggiat bioetika, serta peserta dari berbagai institusi di Indonesia yang memiliki perhatian terhadap penguatan integritas penelitian.
Pada Raboan tersebut, CBMH menghadirkan Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., Sp.KKLP., sebagai narasumber. Dalam paparannya, Prof. Eti menegaskan bahwa akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam menjaga integritas penelitian. Hasil penelitian tidak hanya berfungsi untuk memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan publik dan pengambilan keputusan klinis. Oleh karena itu, setiap kesalahan data maupun pelanggaran etik dapat menimbulkan dampak luas, termasuk menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sains.
Lebih lanjut, Prof. Eti menjelaskan bahwa akuntabilitas riset mencakup tanggung jawab peneliti dan institusi dalam memastikan seluruh tahapan penelitian dilakukan secara jujur, transparan, dan sesuai regulasi. Mulai dari penyusunan proposal, pengumpulan data, analisis, hingga publikasi hasil penelitian harus mengikuti prinsip-prinsip etika yang ketat agar menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Diskusi juga menyoroti berbagai bentuk pelanggaran integritas penelitian seperti fabrication, falsification, dan plagiarism. Menurut Prof. Eti, praktik-praktik tersebut tidak hanya berpotensi menyebabkan penarikan publikasi ilmiah, tetapi juga dapat mengakibatkan kerugian finansial, merusak reputasi institusi, bahkan membahayakan keselamatan masyarakat apabila hasil penelitian digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Oleh karena itu, nilai-nilai objektivitas, keterbukaan, keadilan, dan tanggung jawab harus terus ditanamkan dalam setiap proses penelitian.
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kualitas penelitian yang menjadi dasar pengembangan layanan kesehatan berbasis bukti ilmiah. SDG 4 Pendidikan Berkualitas karena meningkatkan kapasitas akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan dalam memahami prinsip etika penelitian.(Kontributor: Rafi).




