FK-KMK UGM. Perpustakaan FK-KMK UGM menyelenggarakan workshop intensif bertajuk “Optimalisasi Database UpToDate” sebagai upaya memperkuat ekosistem akademik, penelitian, dan praktik klinis berbasis bukti di lingkungan kampus. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026) di Ruang Home Theater Gedung Perpustakaan FK-KMK UGM ini diikuti oleh 94 peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, residen, serta mahasiswa dari berbagai program studi.
Pelaksanaan workshop ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Perpustakaan FK-KMK UGM dalam meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan sumber informasi ilmiah terpercaya. Di tengah perkembangan ilmu kesehatan yang berlangsung sangat cepat, kemampuan mengakses dan memanfaatkan literatur ilmiah terkini menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pembelajaran, penelitian, serta pengambilan keputusan klinis yang tepat.
Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Sukirno, perwakilan Perpustakaan FK-KMK UGM, yang menjelaskan berbagai layanan dan fasilitas digital yang tersedia bagi sivitas akademika. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan kembali pada beragam sumber daya elektronik yang dilanggan fakultas dan universitas, mulai dari jurnal internasional, repositori institusi, hingga berbagai database ilmiah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian.
Sukirno menegaskan bahwa perpustakaan modern tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi fisik, melainkan sebagai pusat akses informasi ilmiah yang dinamis dan terintegrasi. Oleh karena itu, kemampuan sivitas akademika dalam menavigasi dan memanfaatkan sumber informasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan database klinis global, Perpustakaan FK-KMK UGM menghadirkan Pear Thanwanan dari Wolters Kluwer sebagai narasumber utama. Wolters Kluwer merupakan perusahaan informasi kesehatan global yang mengembangkan platform UpToDate, salah satu database klinis berbasis bukti yang banyak digunakan oleh tenaga kesehatan di berbagai negara.
Dalam paparannya, Pear Thanwanan menjelaskan berbagai fitur unggulan yang tersedia di dalam platform UpToDate. Ia menunjukkan bagaimana sistem tersebut dapat membantu tenaga kesehatan memperoleh rekomendasi klinis yang cepat, akurat, dan berbasis bukti ilmiah terkini. Peserta juga diperkenalkan pada strategi pencarian informasi yang efektif, pemanfaatan fitur dosis obat, interaksi obat, pedoman klinis terbaru, serta berbagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan klinis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Perpustakaan FK-KMK UGM berharap seluruh sivitas akademika semakin mampu memanfaatkan sumber informasi digital secara optimal, kritis, dan bertanggung jawab. Penguasaan akses terhadap literatur ilmiah berkualitas diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan, memperkuat produktivitas riset, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang berbasis bukti ilmiah.
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan praktik pelayanan kesehatan berbasis bukti ilmiah. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan meningkatkan kapasitas sivitas akademika dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan sumber informasi ilmiah terpercaya untuk mendukung pembelajaran dan penelitian. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui optimalisasi pemanfaatan infrastruktur digital dan teknologi informasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset kesehatan, serta inovasi di bidang pendidikan dan layanan kesehatan. (Kontributorr: Haxa S).




