FK-KMK UGM Gelar Workshop Minimal Invasive Surgery 2026

FK-KMK UGM — Program Studi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (FER) FK-KMK UGM mengadakan kegiatan Workshop Minimal Invasive Surgery (MIS) Tahun 2026 pada Minggu (26/4/2026). Acara diselenggarakan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang bedah minimal invasif, khususnya laparoskopi ginekologi.

Workshop ini diikuti oleh tujuh peserta yang merupakan mahasiswa subspesialis FER, terdiri atas tiga mahasiswa angkatan tahun akademik 2024/2025 dan empat mahasiswa angkatan 2025/2026. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Ruang Bima Diklat RSUP Dr. Sardjito lantai 4 untuk sesi teori dan dry lab, serta Animal Laboratorium RSUP Dr. Sardjito untuk sesi wet lab.

Workshop menghadirkan sejumlah pembicara dan fasilitator berpengalaman, di antaranya Dr. dr. Shofwal Widad, Sp.O.G, Subsp.F.E.R, dr. Agung Dewanto, Sp.O.G, Subsp.F.E.R, PhD, dr. Muhammad Lutfi, Sp.O.G, Subsp.F.E.R,  Dr. dr. M. Nurhadi Rahman, Sp.O.G, Subsp.Urogin Re., dr. Sarrah Ayuandari, PhD, Sp.O.G. Mereka memberikan materi sekaligus pendampingan praktik guna memastikan peserta memahami teknik dasar maupun operatif laparoskopi.

Acara dimulai dengan pre-test, dilanjutkan berbagai sesi materi seperti pengenalan endoskopi ginekologi, penggunaan instrumen, sumber energi, safe entry, pneumoperitoneum, hingga penanganan komplikasi. Setelah itu, peserta mengikuti simulasi dry lab dan wet lab yang dipandu para fasilitator. Kegiatan ditutup dengan post-test.

Ketua panitia menyampaikan bahwa workshop ini dirancang sebagai sarana penyegaran ilmu sekaligus jembatan bagi mahasiswa subspesialis FER yang lama tidak aktif mempraktikkan minimal invasive surgery saat menjadi spesialis Obstetri dan Ginekologi umum. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta memiliki dasar kompetensi yang kuat untuk menunjang pelayanan bedah ginekologi yang lebih baik di masa depan.

Workshop Minimal Invasive Surgery merupakan wujud upaya FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals, khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini memastikan akses terhadap perawatan kesehatan yang aman, efektif, dan berkualitas serta meningkatkan keterampilan teknis para calon dokter subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi agar memiliki kompetensi dasar yang kuat untuk praktik profesional mereka. (Kontributor: Albar)