FK-KMK UGM Dorong Transformasi Pembelajaran Penjaskes untuk Generasi Z dan Alpha

FK-KMK UGM. Program Health Promoting University (HPU), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan webinar eksklusif bertajuk “Dari Lapangan ke Masa Depan: Penjaskes Asik untuk Gen Z dan Gen Alpha” sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) dalam menghadapi tantangan pembelajaran generasi digital. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 7 Januari 2026 ini diikuti oleh 30 guru Penjaskes tingkat SMP dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Webinar tersebut menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai strategi pembelajaran olahraga yang lebih relevan, menarik, dan efektif bagi peserta didik masa kini.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perubahan karakteristik peserta didik Generasi Z dan Generasi Alpha yang tumbuh di era digital dengan pola belajar, gaya komunikasi, dan kebutuhan yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Kondisi tersebut menuntut para guru untuk terus beradaptasi dan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang inovatif agar proses pendidikan tetap efektif dan mampu membentuk perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.

Dalam webinar tersebut, peserta memperoleh berbagai wawasan dari dua narasumber yang memiliki keahlian di bidang kesehatan dan pendidikan olahraga. Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM., AIFO-K menjelaskan pentingnya peran mata pelajaran Penjaskes dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja. Menurutnya, aktivitas fisik yang dirancang secara tepat dan terukur tidak hanya berpengaruh terhadap kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang.

Sementara itu, Dr. Saryono, S.Pd., Jas., M.Or memaparkan berbagai strategi pembelajaran olahraga yang lebih kreatif dan menyenangkan. Ia menekankan pentingnya modifikasi metode pembelajaran agar kegiatan olahraga di sekolah mampu menarik minat siswa serta mendorong keterlibatan aktif mereka dalam setiap aktivitas. Dengan pendekatan yang sesuai, pembelajaran Penjaskes dapat menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kesehatan, sekaligus media pengembangan keterampilan sosial peserta didik.

Diskusi yang dipandu oleh Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes selaku moderator berlangsung interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pengalaman, tantangan, dan praktik baik yang mereka temui di lapangan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya komitmen para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan siswa secara menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif. Penguatan kompetensi guru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan kesehatan di sekolah sekaligus mendorong terbentuknya budaya hidup sehat sejak dini.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kapasitas guru dalam mendorong aktivitas fisik yang sehat dan terukur bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan menyediakan akses terhadap pengetahuan dan praktik pembelajaran terbaru yang dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Webinar ini juga berkontribusi pada SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, pakar kesehatan, dan para guru dalam mengembangkan ekosistem pendidikan. (Kontributor: Dea Wahyu Lestyarini).