FK-KMK UGM Bekali Mahasiswa Magister Kebidanan dengan Pengalaman Akademik dan Praktik Profesional

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan praktik akademik bagi 31 mahasiswa di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta pada 20–24 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mengintegrasikan teori yang telah diperoleh mahasiswa di ruang kelas dengan praktik langsung di lapangan. Praktik akademik tersebut dirancang sebagai sarana penguatan kompetensi profesional, pengembangan keterampilan manajerial, serta peningkatan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia pelayanan kebidanan yang semakin kompleks.

Pada prosesi penyerahan mahasiswa, Ketua Program Studi Magister Kebidanan FK-KMK UGM, Dr. Diah Wulandari, M.Keb., menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang optimal selama menjalani praktik akademik di institusi mitra. Ia menekankan pentingnya pendampingan dari para dosen serta seluruh pihak di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta agar mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan akademik dan profesional secara menyeluruh.

“Kami menyerahkan sepenuhnya mahasiswa kami untuk belajar di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Kami mohon bimbingan dan bantuan dari para dosen serta seluruh pihak agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang optimal,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan praktik, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran yang komprehensif, mulai dari praktik laboratorium, diskusi bersama dosen pembimbing lapangan, hingga keterlibatan dalam aktivitas akademik dan administrasi pendidikan. Mahasiswa tidak hanya memperdalam aspek klinis kebidanan, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai tata kelola akademik, penilaian dokumen akademik, serta implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan.

Kegiatan ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana sistem pendidikan kebidanan dijalankan secara profesional di institusi pendidikan kesehatan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mahasiswa dalam memberikan pelayanan kebidanan yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Praktik akademik kemudian ditutup melalui prosesi penarikan mahasiswa yang disampaikan oleh Kepala Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Heni Puji Wahyuningsih, S.SiT., M.Keb. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan dunia kebidanan saat ini, terutama dalam membangun kapasitas mahasiswa pada level magister.

“Ada banyak manfaat yang dapat dibawa oleh mahasiswa, terutama dalam mendukung relevansi dunia kebidanan saat ini. Semoga pengalaman yang diperoleh benar-benar menjadi modal penting bagi mahasiswa di level magister,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa telah memperoleh pengalaman penting terkait pengelolaan akademik dan sistem penjaminan mutu pendidikan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam mengembangkan praktik kebidanan yang profesional, adaptif, dan berbasis mutu di masa mendatang.

Kegiatan ini juga mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya mempersiapkan tenaga bidan yang profesional dan kompeten dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran berbasis praktik yang aplikatif, terintegrasi, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara Program Studi Magister Kebidanan FK-KMK UGM dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dalam mendukung proses pendidikan, pengembangan kapasitas akademik, dan peningkatan mutu pembelajaran kebidanan. (Kontributor: Faysa Rizqita Julianti).