FK-KMK UGM. Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (FKM UMKT) menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Publik sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa kesehatan masyarakat dalam menghadapi dunia profesional. Kegiatan ini diikuti oleh 165 mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dari berbagai peminatan, meliputi Promosi Kesehatan, Epidemiologi, Administrasi Kebijakan Kesehatan, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Pelatihan dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 di Aula FKM UMKT, dengan menghadirkan narasumber dari Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D. selaku Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antar institusi. Ia menekankan bahwa kemampuan komunikasi publik merupakan keterampilan strategis yang perlu dimiliki mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja. Sementara itu, Dekan FKM UMKT, Sri Sunarti, M.P.H., Ph.D., menegaskan pentingnya penguasaan public speaking bagi lulusan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan pesan kesehatan secara efektif kepada masyarakat luas serta memanfaatkan teknologi informasi sebagai media komunikasi yang inovatif.
Materi pelatihan disampaikan oleh Prof. Dra. R.A. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. dan dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D. yang memberikan perspektif komprehensif terkait komunikasi publik di bidang kesehatan. Pada sesi awal, dr. Bagas mengulas konsep promosi kesehatan terkini serta strategi komunikasi di era digital yang semakin dinamis. Selanjutnya, Prof. Yayi membahas aspek komunikasi interpersonal dan komunikasi publik, termasuk bagaimana membangun pesan yang persuasif dan berbasis bukti. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait tantangan komunikasi kesehatan di media digital.
Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual bagi mahasiswa. Selain meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan publik, kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Pelatihan Komunikasi Publik ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia profesional. Kolaborasi antar institusi ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam mencetak lulusan yang siap berkontribusi dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, pelatihan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas promosi kesehatan melalui peningkatan kemampuan komunikasi yang efektif. SDG 4: Pendidikan Berkualitas, kegiatan ini mencerminkan upaya peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, kolaborasi antara FK-KMK UGM dan FKM UMKT. (Kontributor: Sinta Ristiyanti, Nia Lestari Muqarohmah).




