FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan pelepasan dan ramah tamah wisudawan Program Pascasarjana yang meliputi jenjang magister, doktor, spesialis, dan subspesialis pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Auditorium FK-KMK UGM, dan diikuti oleh sebanyak 217 calon wisudawan dari berbagai program studi.
Dalam sambutannya, Dr. dr. Romaniyanto, Sp.OT(K), Spine, MARS, dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menyampaikan bahwa sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUP Dr. Sardjito terus bersinergi dengan FK-KMK UGM dalam mendukung proses pendidikan dokter spesialis dan subspesialis. Ia juga menyampaikan harapan agar para lulusan dapat meraih kesuksesan dalam pengabdian kepada bangsa di tempat pengabdian.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., menekankan bahwa setiap lulusan akan menghadapi tantangan yang berbeda ketika terjun ke masyarakat. “Proses pendidikan selama di FK-KMK UGM memang tidak mudah, tentunya kami berharap agar seluruh nilai-nilai positif yang didapatkan selama belajar dapat dibagikan dan diceritakan ke khalayak umum. Jaga almamater UGM di mana pun para calon wisudawan bekerja, serta mengabdi sepenuh hati untuk kesehatan masyarakat Indonesia.”
Sebanyak 217 wisudawan yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 7 lulusan program doktor, 122 lulusan program magister, 67 lulusan program pendidikan dokter spesialis, serta 21 lulusan program subspesialis. Pada kesempatan ini juga diumumkan wisudawan dengan capaian akademik terbaik di masing-masing jenjang. Program doktor dengan IPK tertinggi 3,97 diraih oleh Erfin Firmawati serta Santosa Budiharjo dari Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.
Program magister dengan IPK sempurna 4,00 diraih oleh Dzikri Fadhilah dari Magister Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Muhammad Rizky Perwira Zain, serta Nia Lestari Muqarohmah dari Magister Kesehatan Masyarakat. Pada jenjang spesialis, IPK tertinggi 3,96 diraih oleh dr. Gunawan Nata Kurrahman dari Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, sementara pada jenjang subspesialis, IPK tertinggi 3,88 diraih oleh dr. Andry Juliansen dari Subspesialis Ilmu Kesehatan Anak serta dr. Dhinar Kemas Ariawidjaja dari Subspesialis Ilmu Penyakit Dalam.
Kegiatan ini juga ditandai dengan penyematan pin Kagamadok kepada perwakilan wisudawan dari masing-masing jenjang, sebagai simbol keanggotaan dalam keluarga besar alumni FK-KMK UGM. Selain itu, sesi pesan dan kesan dari calon wisudawan. Perwakilan wisudawan dari berbagai program studi menyampaikan pengalaman belajar serta komitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui kontribusi lulusan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari keberhasilan institusi dalam menghasilkan lulusan berkompetensi tinggi melalui pendidikan yang bermutu. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan adanya sinergi dalam pendidikan kesehatan di Indonesia. (Humas/Sitam).



