FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) berpartisipasi dalam kegiatan webinar bertajuk “Lindungi ASN dan Perempuan di DIY dari Kanker Leher Rahim dengan Vaksinasi HPV” yang diselenggarakan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan di lingkungan Pemerintah Daerah DIY serta masyarakat umum mengenai pentingnya pencegahan kanker leher rahim melalui vaksinasi HPV. Webinar dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, secara daring, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini sebagai simbol pemberdayaan perempuan Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Dr. Haryadi Wibowo, MARS dari Dewan Pengurus KORPRI Nasional serta Dr. dr. Moh. Nailul Fahmi, Sp.OG., Subsp.Onk., dosen Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM. Dalam pemaparannya, Dr. Moh. Nailul Fahmi menjelaskan secara komprehensif mengenai pentingnya vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai langkah preventif utama dalam menurunkan risiko kanker leher rahim. Ia juga mengulas aspek medis terkait efektivitas vaksin serta pentingnya deteksi dini sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan perempuan.
Sementara itu, Dr. Haryadi Wibowo menyampaikan materi bertajuk “Sejuta Vaksin Kanker Serviks untuk ASN” yang menekankan strategi perluasan cakupan vaksinasi bagi ASN perempuan. Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung kebijakan kesehatan preventif di tingkat nasional, sekaligus memperkuat perlindungan kelompok perempuan usia produktif.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara institusi pemerintah dan akademisi menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan. Kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia memerlukan pendekatan preventif yang sistematis dan berkelanjutan, salah satunya melalui edukasi dan vaksinasi HPV.
Webinar ini tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi kesehatan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat dan preventif. Momentum Hari Kartini dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan diri sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan generasi yang berkualitas.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya promotif dan preventif dalam menurunkan angka kejadian kanker serviks pada perempuan. SDG 5: Kesetaraan Gender dalam penguatan perlindungan kesehatan perempuan sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan di bidang kesehatan. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara KORPRI, Dinas Kesehatan, dan institusi pendidikan tinggi dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan kepada masyarakat. (Kontributor: Munjayati).



