FK-KMK UGM. Staf Departemen Parasitologi FK-KMK UGM turut terlibat dalam penyelenggaraan One Health Summer Course #2 bertema “Transdisciplinary One Health Approaches to Emerging and Re-Emerging Diseases”. Rangkaian kegiatan onsite berlangsung pada 15–20 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan agar peserta memahami tantangan penyakit emerging dan re-emerging melalui pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
One Health Summer Course #2 dirancang menggunakan pendekatan blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri dan kegiatan tatap muka. Sebelum mengikuti rangkaian onsite, peserta mempelajari materi melalui Learning Management System (LMS) sebagai tahap persiapan untuk membangun pemahaman dasar mengenai konsep One Health dan isu penyakit infeksi.
Pada tahap onsite, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang mencakup kuliah, diskusi, kerja kelompok, dan pengembangan proyek. Proses pembelajaran tidak hanya membahas konsep One Health, tetapi juga mengajak peserta menganalisis persoalan emerging dan re-emerging diseases melalui berbagai perspektif keilmuan.
Pendekatan transdisiplin menjadi salah satu fokus utama kegiatan. Peserta diajak melihat bahwa persoalan kesehatan yang kompleks tidak dapat ditangani hanya melalui satu bidang keilmuan. Faktor manusia, hewan, lingkungan, sosial, perilaku, serta sistem kesehatan memiliki keterkaitan dan perlu dipertimbangkan secara terpadu dalam merumuskan solusi.
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, drh. Kharisma Dewi, MPH. dan dr. Alfin Harjuno Dwiputro, M.Sc. dari Departemen Parasitologi FK-KMK UGM turut berkontribusi dalam mendukung rangkaian pembelajaran dan pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi FK-KMK UGM dalam memperkuat pendidikan dan kolaborasi berbasis pendekatan One Health.
Bagi bidang parasitologi, pendekatan One Health memiliki relevansi yang kuat karena sejumlah penyakit parasitik dan penyakit infeksi lainnya berkaitan dengan interaksi manusia, hewan, vektor, serta lingkungan. Pemahaman terhadap hubungan tersebut penting untuk mendukung pengembangan strategi pencegahan dan pengendalian penyakit yang lebih komprehensif.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kapasitas dalam pencegahan dan pengendalian penyakit. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembelajaran transdisiplin dan pertukaran pengetahuan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diperkuat melalui kolaborasi akademisi, praktisi, dan institusi lintas bidang serta negara. (Kontributor: Kharisma Dewi).



