Residen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM Selenggarakan OSCE Lokal untuk Perkuat Kompetensi Klinis

FK-KMK UGM. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM bersama RSUP Dr. Sardjito menyelenggarakan ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Lokal bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif. Kegiatan evaluasi kompetensi yang berlangsung selama lima hari, pada 18–22 Mei 2026 di lingkungan pendidikan klinis FK-KMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga mutu pendidikan spesialis serta memastikan kesiapan klinis para residen sebelum memasuki tahapan pendidikan dan pelayanan yang lebih kompleks.

OSCE Lokal merupakan salah satu instrumen evaluasi wajib yang dirancang secara sistematis untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Tidak hanya mengukur kemampuan teknis dan keterampilan klinis, ujian ini juga menilai aspek kognitif yang meliputi kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan medis, serta aspek afektif yang mencakup komunikasi profesional, etika, dan empati dalam pelayanan kesehatan.

Selama pelaksanaan ujian, para residen menghadapi berbagai stase simulasi yang disesuaikan dengan tingkat kompetensi masing-masing semester. Beragam skenario klinis yang disusun mencerminkan kondisi nyata yang kerap ditemui dalam praktik anestesiologi dan terapi intensif. Materi yang diujikan mencakup manajemen jalan napas pada pasien dewasa maupun pediatrik dengan berbagai alat dan teknik, serta penerapan prosedur anestesi regional yang menjadi kompetensi penting dalam pelayanan perioperatif.

Setiap stase ujian diawasi dan dinilai langsung oleh staf pendidik serta dosen penguji Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif menggunakan rubrik penilaian yang terstandar. Pendekatan ini bertujuan untuk menjamin objektivitas penilaian sekaligus memastikan bahwa setiap peserta memperoleh evaluasi yang komprehensif terhadap kemampuan klinis yang telah dikuasai selama proses pendidikan.

Selain berfungsi sebagai alat ukur capaian kompetensi, OSCE Lokal juga menjadi sarana identifikasi area yang masih memerlukan penguatan. Melalui umpan balik yang diberikan setelah ujian, para residen dapat memahami aspek-aspek yang perlu ditingkatkan sehingga proses pembelajaran berlangsung secara berkesinambungan. Evaluasi semacam ini dinilai penting untuk mendukung pembentukan dokter spesialis yang tidak hanya kompeten secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki profesionalisme yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui upaya peningkatan kompetensi dokter spesialis yang akan berkontribusi pada mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. SDG 4 Pendidikan Berkualitas tercermin dari penyelenggaraan sistem evaluasi pendidikan yang terstandar, berkelanjutan, dan berbasis kompetensi untuk menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul. Selain itu, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi erat antara FK-KMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan spesialis yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. (Kontributor: dr. Anggita Fatwa, Sp. An-TI, dr. Irham Hanafi, Sp. An-TI).