Menuju Nol Kasus Talasemia

FK-KMK UGM. Goes To Zero Thalassemia menjadi tema utama dalam kegiatan kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Departemen Patalogi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan Grup Riset Talasemia (TRG) UGM yang dilaksanakan pada hari Kamis (16/11) di Auditorium Pascasarjana Tahir Foundation FK-KMK UGM.

Ketua Departemen Patalogi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Dr. dr. Tri Ratnaningsih, MKes., SpPK(K) menyampaikan dalam sambutannya bahwa tahun 2025 Kementerian Kesehatan RI akan mengadakan skrining nasional untuk talasemia. “Sehingga pelaksanaan kegiatan kuliah tamu dengan mengundang narasumber pakar talasemia tepat dilakukan diakhir tahun 2023,” urai dr. Ratna, sapaan beliau.

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D menyampaikan kegiatan kuliah tamu Goes To Zero Thalassemia sangat penting untuk FK-KMK UGM. Talasemia merupakan penyakit genetik yang paling umum di Indonesia dan di Asia. “Saya sangat penasaran dengan pembahasan narasumber mengenai bagaimana menuju nol kasus talasemia,” urai dr. Hamim.

Tahun ini banyak peningkatan dalam diagnostik serta manajemen talasemia, namun masih ada kasus baru talasemia yang terdeteksi di beberapa kota, seperti Yogyakarta, Purwokerto, Jakarta dan kota lainnya. “Artinya kita masih perlu peningkatan bagaimana mendiagnosa penyakit ini. Goes to zero thallassemia artinya tidak ada lagi kasus baru talasemia,” tambahnya.

Menurut dr. Hamim, hal ini bukan tugas yang mudah, membutuhkan lebih banyak kolaborasi dengan aspek-aspek utama pada penyakit talasemia. Bagaimana riset biologi molekuler bisa diimplementasikan di praktik klinis, bahkan bisa memberikan saran kepada pemerintah terkait dengan regulasi talasemia menuju nol kasus.

The Journey of Screening Program in Thailand menjadi topik kuliah tamu yang disampaikan oleh Prof. Suthat Fuchareon, MD., Ph.D dari Mahidol University Thailand. Parameter in Mass Screening disampaikan oleh Junhui Zhong dari Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics Co., Ltd dalam kegiatan ini, serta narasumber pakar talasemia UGM.  (Dian/Humas)