Mahasiswa Magister Ilmu Kedokteran Tropis FK-KMK UGM Belajar Pengendalian Infeksi di RSUP Dr. Sardjito

FK-KMK UGM. Mahasiswa Magister Ilmu Kedokteran Tropis melalui kunjungan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta untuk memperkuat pemahaman mengenai penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan yang menjadi bagian dari mata kuliah Infection Control ini juga diikuti oleh mahasiswa dalam kegiatan Implementation Research – Tropical Diseases Research. Kunjungan pembelajaran dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026, dengan pendampingan dr. Andaru Dahesihdewi, M.Kes., Sp.PK(K), selaku dosen pengampu mata kuliah.

Kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam pembelajaran kedokteran tropis. Pemahaman mengenai penyakit infeksi tidak hanya berkaitan dengan mikroorganisme penyebab penyakit, tetapi juga mencakup kemampuan mengenali risiko penularan serta memahami langkah-langkah pencegahan dan pengendalian melalui sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Pengalaman langsung di rumah sakit memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kompleksitas penerapan ilmu dalam situasi nyata.

Dalam kegiatan pembelajaran, mahasiswa mempelajari pentingnya pencegahan dan pengendalian infeksi sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan. Program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai disiplin dan profesi kesehatan. Aspek laboratorium, diagnosis, pelayanan klinis, epidemiologi, manajemen rumah sakit, serta pengendalian resistensi antimikroba memiliki keterkaitan dalam membangun sistem pencegahan infeksi yang efektif.

Pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan juga memerlukan penerapan kewaspadaan standar dan kewaspadaan berdasarkan jalur transmisi. Berbagai langkah seperti kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri, sterilisasi peralatan, pengendalian lingkungan, pengelolaan linen, dan praktik penyuntikan yang aman menjadi bagian dari upaya memutus rantai penularan. Mahasiswa juga memperoleh pemahaman bahwa pengendalian risiko infeksi membutuhkan konsistensi dalam penerapan prosedur serta koordinasi antarprofesi di lingkungan pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kompetensi dalam pencegahan dan pengendalian penyakit infeksi serta peningkatan keselamatan pasien. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran berbasis lapangan yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik pelayanan kesehatan. (Kontributor: Fikri Wahiddinsyah).