Mahasiswa FK-KMK UGM Berpartisipasi dalam Internasional American Academy of Dermatology 2026

FK-KMK UGM. Residen Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dr. Eta Auria Latiefa, berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional American Academy of Dermatology Annual Meeting 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 26–31 Maret 2026 di Colorado Convention Center, Denver, Colorado, Amerika Serikat, dengan tujuan untuk pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan kulit serta memperluas jejaring kolaborasi.

dr. Eta Auria Latiefa terpilih sebagai salah satu dari 24 penerima Strauss and Katz World Congress Fund Scholarship. Penghargaan ini diberikan kepada peserta terpilih dari berbagai negara sebagai bentuk dukungan untuk mengikuti pertemuan ilmiah berskala global, sekaligus pengakuan atas potensi akademik dan kontribusi di bidang dermatologi. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi ilmiah mulai dari simposium, diskusi panel, hingga presentasi hasil penelitian terkini.

Forum ini menjadi sarana dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman klinis, khususnya terkait perkembangan terbaru dalam dermatologi, venereologi, dan estetika. Selain memperbarui wawasan keilmuan, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mendalam mengenai pendekatan diagnosis dan terapi berbasis bukti yang semakin berkembang.

dr. Eta Auria Latiefa turut mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Cutaneous Complications of Lymphatic Filariasis”. Penelitian ini mengangkat isu penting terkait komplikasi kulit pada filariasis limfatik, yang masih menjadi tantangan kesehatan di beberapa wilayah tropis, termasuk Indonesia. Presentasi ini tidak hanya memperkenalkan data dan temuan dari Indonesia ke forum internasional, tetapi juga membuka peluang diskusi ilmiah serta kolaborasi penelitian lintas negara.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, partisipasi ini mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pembaruan ilmu dan praktik klinis yang lebih baik. SDG 4: Pendidikan Berkualitas, kegiatan ini memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui akses terhadap pengetahuan mutakhir dan forum pembelajaran global. Serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, keterlibatan dalam forum internasional membuka peluang kolaborasi lintas negara yang berkontribusi pada pengembangan riset dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. (Kontributor: Nur Aida Oktasari, Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi).