Magister Ilmu Kedokteran Klinis FK-KMK UGM Fasilitasi Umpan Balik Mahasiswa melalui Sarasehan Wisudawan

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Klinis (MIKK), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan sarasehan wisudawan sebagai bagian dari rangkaian pelepasan mahasiswa pascasarjana. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa MIKK yang akan mengikuti wisuda periode III Tahun Akademik 2025/2026. Sarasehan dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, secara luring di Auditorium Gedung Tahir Foundation Sayap Utara Lantai 1 FK-KMK UGM.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi MIKK, dr. Dian Kesumapramudya N, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Subsp. Neuro(K), serta Sekretaris Program Studi, Dr. dr. Anton Sony Wibowo, Sp.T.H.T.B.K.L., M.Sc., FICS. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi MIKK yang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan studi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan ke dalam praktik profesional di masyarakat. Harapannya, lulusan MIKK dapat berkontribusi secara nyata dalam pengembangan ilmu kedokteran klinis serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pesan dan kesan yang dipandu oleh Sekretaris Program Studi. Dalam sesi ini, para wisudawan menyampaikan pengalaman selama menjalani pendidikan, baik dari aspek akademik maupun non-akademik. Pada diskusi ini, calon wisudawan memberikan masukan yang mencakup evaluasi materi perkuliahan, metode pembelajaran, hingga fasilitas pendukung proses pendidikan. Selain itu, para wisudawan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada dosen serta tenaga kependidikan yang telah mendampingi mereka selama masa studi.

Sarasehan ini menjadi wadah bagi program studi untuk memperoleh umpan balik langsung dari mahasiswa sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, para wisudawan tidak hanya menutup perjalanan akademik mereka, tetapi juga memperkuat jejaring dan hubungan profesional yang akan menjadi bekal dalam perjalanan karier selanjutnya. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya refleksi sebagai bagian dari proses pembelajaran sepanjang hayat di bidang kedokteran klinis.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kompetensi lulusan di bidang kesehatan, sehingga mampu memberikan pelayanan medis yang berkualitas, aman, dan berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan sistem pendidikan tinggi yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dari kolaborasi antar program studi, tenaga pendidik, serta institusi terkait dalam mendukung proses pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan secara berkelanjutan. (Kontributor: Penta Kusuma).