Kunjungan Lapangan FK-KMK UGM Perkuat Kompetensi Mahasiswa dalam Pencegahan Infeksi

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis menyelenggarakan kegiatan kunjungan lapangan ke Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Infection Control. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa yang mengikuti Implementation Research – Tropical Diseases Research untuk memperluas pemahaman mengenai penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kunjungan lapangan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut didampingi oleh Dr. dr. Rr. Ratni Indrawanti, Sp.A(K), selaku dosen pengampu mata kuliah dan staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK-KMK UGM yang memiliki keahlian di bidang infeksi dan penyakit tropis anak.

Puskesmas Tegalrejo menjadi salah satu lingkungan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa Magister Ilmu Kedokteran Tropis. Fasilitas pelayanan tersebut menyelenggarakan beragam layanan kesehatan, antara lain pelayanan kesehatan ibu dan anak, kesehatan dewasa dan lanjut usia, kesehatan gigi dan mulut, kegawatdaruratan, kefarmasian, laboratorium kesehatan masyarakat, serta pelayanan penanggulangan penyakit menular dan kesehatan lingkungan.

Dalam kegiatan kunjungan, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap sejumlah aspek pelayanan dan fasilitas yang berkaitan dengan pencegahan serta pengendalian infeksi. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa pengendalian infeksi tidak hanya menjadi perhatian di rumah sakit, tetapi juga merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di tingkat primer.

Penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Upaya tersebut mencakup kebersihan tangan, ketersediaan air dan sanitasi, keamanan tindakan medis, pengelolaan lingkungan, pengendalian faktor risiko, serta penerapan prosedur yang mendukung keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.

Pembelajaran langsung di lapangan juga membantu mahasiswa menghubungkan teori dengan kondisi nyata di fasilitas pelayanan kesehatan. Mahasiswa dapat melakukan pengamatan secara sistematis, mengenali potensi risiko, serta memahami berbagai tantangan dalam penerapan prinsip pengendalian infeksi. Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat kemampuan analitis mahasiswa dalam melihat persoalan kesehatan dengan mempertimbangkan kondisi pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pemahaman mengenai pencegahan infeksi dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pembelajaran berbasis lapangan yang memperkuat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan Puskesmas Tegalrejo dalam mendukung pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan. (Kontributor: Fikri Wahiddinsyah).