Kuliah Umum Magister Ilmu Kedokteran Klinis FK-KMK UGM Soroti Peran Dokter Spesialis di Era Regulasi Kesehatan

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Klinis (MIKK) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Peran dan Posisi Dokter Spesialis di Era Disruptive Regulasi Kesehatan dan Rumah Sakit Terkini, Based on Best Practice Experience” untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai peran dokter spesialis dalam menghadapi perkembangan regulasi dan tata kelola pelayanan kesehatan. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, di Auditorium Gedung Tahir Foundation Sayap Utara Lantai 1 FK-KMK UGM serta secara daring melalui Zoom Meeting. Kuliah umum ini diikuti mahasiswa MIKK semester gasal tahun akademik 2026/2027 dan peserta umum.

Kegiatan menghadirkan Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B, Subsp.Onk(K), Direktur Utama Rumah Sakit Akademik UGM, sebagai narasumber, dengan Dr. dr. Anton Sony Wibowo, Sp.T.H.T.B.K.L., M.Sc., FICS sebagai moderator. Kehadiran narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan rumah sakit memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh perspektif praktis mengenai perubahan yang terjadi dalam sistem pelayanan kesehatan.

Kuliah umum diawali dengan sambutan Ketua Program Studi MIKK, dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Subsp. Neuro(K). Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Darwito yang membahas peran dan posisi dokter spesialis dalam menghadapi perubahan regulasi kesehatan serta perkembangan tata kelola rumah sakit.

Pembahasan tersebut menjadi relevan karena perubahan regulasi dapat memengaruhi berbagai aspek dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Dokter spesialis sebagai bagian penting dalam sistem pelayanan perlu memahami perkembangan tersebut agar mampu menjalankan peran profesionalnya secara tepat dalam lingkungan pelayanan yang terus berubah.

Kuliah Umum MIKK FK-KMK UGM memberikan ruang bagi mahasiswa dan peserta umum untuk memahami peran dokter spesialis dalam menghadapi perubahan regulasi kesehatan dan tata kelola rumah sakit. Melalui pemaparan berbasis pengalaman dan diskusi langsung, kegiatan ini memperkaya proses pembelajaran sekaligus mendorong mahasiswa untuk memahami perkembangan sistem pelayanan kesehatan secara lebih kontekstual.

SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera mendukung peningkatan kualitas tenaga kesehatan melalui penguatan pemahaman terhadap pelayanan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang relevan dengan perkembangan regulasi dan praktik kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan memperkuat hubungan antara pendidikan akademik dan lingkungan rumah sakit dalam mendukung pengembangan pengetahuan serta kompetensi kesehatan. (Kontributor: Penta Kusuma).