FK-KMK UGM Raih Juara Nasional Laporan Kasus Geriatri di KONAS PERGEMI 2026

FK-KMK UGM. Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam Peminatan Geriatri, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui partisipasi aktif dalam ajang ilmiah Kongres Nasional IX Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (KONAS PERGEMI) 2026. Kongres tersebut diselenggarakan pada 30 April hingga 2 Mei 2026 di Medan dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi di seluruh Indonesia.

Dalam ajang bergengsi tersebut, salah satu peserta didik FK-KMK UGM, dr. Nadia Mutiara Viryani, Sp.PD, berhasil meraih Juara 1 pada kategori Laporan Kasus. Prestasi ini menjadi bukti nyata kapasitas akademik dan klinis yang dimiliki oleh peserta didik dalam mengkaji kasus-kasus kompleks, khususnya pada populasi lanjut usia yang membutuhkan pendekatan penanganan yang komprehensif dan terintegrasi.

Laporan kasus yang mengantarkan dr. Nadia meraih penghargaan berjudul “Peran Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri (P3G) dan Pendekatan Multidisiplin dalam Tatalaksana Kasus Takotsubo Kardiomiopati pada Lansia: Laporan Kasus Jarang.” Karya tersebut menyoroti pentingnya pengkajian menyeluruh terhadap pasien geriatri yang tidak hanya berfokus pada aspek medis semata, tetapi juga mempertimbangkan kondisi fungsional, psikologis, serta sosial pasien. Pendekatan multidisiplin yang diterapkan dalam kasus ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas profesi kesehatan menjadi elemen kunci dalam meningkatkan keberhasilan tatalaksana pasien dengan kondisi kompleks.

Keberhasilan ini juga mencerminkan semakin kuatnya peran pendidikan kedokteran berbasis bukti (evidence-based medicine) dalam membekali peserta didik dengan kemampuan analisis klinis yang tajam. Di tengah meningkatnya jumlah populasi lansia di Indonesia, penguatan kompetensi di bidang geriatri menjadi semakin krusial, mengingat karakteristik penyakit pada kelompok usia lanjut yang cenderung lebih kompleks dan memerlukan pendekatan yang holistik.

Prestasi yang diraih oleh dr. Nadia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu kesehatan. Hal ini sekaligus mempertegas posisi FK-KMK UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif dalam menghasilkan luaran ilmiah yang berdampak bagi masyarakat.

Capaian ini turut berkontribusi pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi lansia dengan pendekatan komprehensif dan berbasis bukti. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari penguatan kapasitas akademik dan kompetensi klinis peserta didik melalui kegiatan ilmiah dan penelitian. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi multidisiplin dan jejaring nasional dalam pengembangan ilmu geriatri. (Kontributor: Siwi Ratri).