FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak – Pediatric Research Office (PKKA-PRO) menyelenggarakan In-Lab Training for Wastewater Surveillance for Pandemic Preparedness (WaSPP) Implementation di Laboratorium Diagnostik FK-KMK UGM. Pelatihan yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 ini menghadirkan dua narasumber, Dr. Alexander Shaw dari Imperial College London dan Kirsten Williamson dari Biosurv International Ltd, yang memberikan pendampingan kepada tim peneliti PKKA-PRO dalam pengembangan metode deteksi dini penyakit infeksi melalui analisis air limbah.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembelajaran yang mengombinasikan teori, diskusi ilmiah, serta praktik laboratorium. Materi yang diberikan mencakup seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari pengolahan sampel air limbah menggunakan metode Ceres dan Electronegative Filtration (ENF), proses ekstraksi asam nukleat, penghilangan inhibitor PCR, pelaksanaan targeted PCR terhadap berbagai famili virus, hingga konfirmasi hasil amplifikasi melalui elektroforesis gel.
Pelatihan juga memperkenalkan proses persiapan library sequencing menggunakan teknologi Oxford Nanopore, yang memungkinkan identifikasi materi genetik patogen secara lebih cepat dan komprehensif. Peserta selanjutnya mempelajari analisis bioinformatika menggunakan perangkat lunak EPI2ME dan WaSPPipe, termasuk tahapan quality control, interpretasi hasil sequencing, validasi data, serta verifikasi metode agar menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Tim pelatih juga memberikan berbagai rekomendasi teknis guna mendukung implementasi WaSPP secara optimal. Beberapa di antaranya meliputi penyempurnaan alur kerja laboratorium, penguatan prosedur pencegahan cross contamination, peningkatan sistem kendali mutu, serta identifikasi kebutuhan peralatan yang mendukung proses sequencing dan analisis bioinformatika.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan sistem deteksi dini penyakit infeksi berbasis surveilans. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui peningkatan kompetensi peneliti dan tenaga laboratorium melalui pelatihan berbasis praktik. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan teknologi sequencing dan penguatan infrastruktur laboratorium penelitian. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dengan Imperial College London, dan Biosurv International Ltd. (Kontributor: Zuhra Nur Jauza Ozura, Dhimas Sholikhul Huda).




